Balik Atas
Peduli Anak Kecanduan Lem Aibon, KENA bantu bahan bangunan ke Yayasan Siloam Papua
 
Pewarta: Fransiskus Kobepa Edisi 26/07/2019
| 707 Views
KENA ketika memberikan bantuan berupa bahan bangunan kepada yayasan siloam Papua (Foto:Red/PapuaLives)

Nabire, — Aksi nyata dari Komunitas Enaimo Nabire (KENA) terus dilanjutkan. Sore ini, Jumat (26/07/2019) KENA memberikan bantuan berupa bahan bangunan kepada Yayasan Siloam Papua yang sedang bangun panti rehabilitasi pecandu Lem Aibon yang ada di Nabire.

“Ini murni kepedulian dari hati, seluruh anggota KENA kepada Yayasan Siloam Papua di Nabire yang sudah 3 tahun bersama adik2 kami yang sudah terlanjur kecanduan lem Aibon,” ujar Debora Nawipa, Wakil Ketua KENA.Bahan bangunan yang dibantu berupa daun sengk 20 lembar dan 1 kubik balok kayu besi yang disumbangkan dari salah satu senior dalam KENA, atas nama Kristian Magai ditambah 2 sak semen dari sahabat 06 Meepago.

Debora menjelaskan bantuan dari KENA ini merupakan aksi lanjutan dari aksi kampanye bahaya penggunaan lem Aibon yang digelar pada 23 Juli kemarin.

Debo menambahkan KENA terus akan mendesak kepada pemerintah kabupaten Nabire agar harus ada bangunan permanen sebuah panti rehabilitasi buat pecandu lem aibon.

Pasalnya, kata dia, di Nabire sudah ratusan anak yang kecanduan lem aibon. Anak-anak tersebut merupakan aset dari tanah Nabire untuk puluhan tahun mendatang. Sehingga, hari ini semua pihak harus ada aksi nyata untuk selamatkan tanpa saling lempar tanggung jawab.

Bendahara KENA, Rachel Kogoya mengatakan bantuan yang diberikan hanya sedikit saja. Sehingga, ia mengajak kepada siapapun yang peduli dengan generasi emas Papua di Nabire yang sudah terlanjur kecanduan terhadap lem Aibon.

“Bangun panti rehabilitasi sangat berarti skali buat anak2 kecanduan lem aibon. Kami mengajak siapapun bisa bantu kepada Yayasan Siloam Papua di Nabire,” ajak Rachel.

Untuk diketahui saja, Yayasan Siloam Papua di Nabire sudah menjalankan misi mulia dengan membina dan mengasuh kepada anak2 kecanduan lem aibon di kompleks pasar Oyehe, Nabire.

Melihat banyak anak yang sudah terlanjur kecanduan lem aibon, Direktur Yayasan Siloam Papua, Amos Yeninar, berusaha bangun panti rehabilitasi bagi pecandu lem aibon di Kalibobo dengan dana seadanya sambil menunggu respon dari pemerintah kabupaten Nabire.

Kebutuhan Panti Asuhan yang dibutuhkan:
1. Papan kayu putih 4 kubik.
2. Seng 100 lembar
3. Paku 5, 7, 10 cm masing 10 Kg
4. Tripleks 35 lembar
5. Balok 5×5 1 kubik
6. Semen 10 sak
7. Pasir timbunan 2 ret
8. Kayu besi 1 kubik 5×10
9. Cat hijau 2 kaleng besar
10. Cincin untuk sumur 6 buah
11. Dap air 1 buah.

Bagi siapapun yang ingin menyumbang berupa dana dan bahan bangunan, bisa kontak melalui Bapak Amos Yeninar, 085320000363.

Berikan Komentar Anda