Balik Atas
Pelajar dan Mahasiswa Puncak dan Mimika Tolak Pemekaran Provinsi Papua Tengah
 
Pewarta: Redaksi Edisi 05/04/2019
| 690 Views
Pelajar dan Mahasiswa Puncak dan Mimika se-Indonesia ketika menggelar Konfrensi Pers di Sekretariat KMPP (Foto:Yanuarius/PapuaLives)

Jayapura, Gabungan antara Pelajar dan Mahasiswa kabupaten Puncak dan Ikatan Mahasiswa kabupaten Mimika se-Indonesia pada (05/04/2019) melakukan Konfrensi Pers di Perumnas IV Sekretariat KMPP. Konfrensi pers tersebut menolak dengan tegas pemekaran provinsi Papua tengah, yang disetujui langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam kunjungannya ke Papua pada tanggal 1 April 2019 lalu. yang sebelumnya juga telah diprogramkan oleh Asosiasi Bupati Meepago di Nabire dalam rakernya.

Dalam Konfrensi pers tersebut komponen Pelajar dan Mahasiswa Puncak dan Mimika melihat dan menilai bahwa pemekaran papua tegah  itu akan menimbulkan beberapa ancaman, kalau ada pemekaran provinsi Papua tengah, bahkan sumber daya manusia (SDM) pun belum siap.

Sesuai data yang dihimpun media ini ada beberapa pernyataan sikap Gabungan Pelajar dan Mahasiswa Puncak dan Mimika se-Indonesia antara lain yakni :
1. Segera bubarkan tim pemekaran provinsi Papua tengah
2. Kami forum mahasiswa dengan tegas dan serius menolak adanya provinsi Papua tengah
3. Kepada para elit politik pusat dan daerah, segera hentikan rencana pemekaran provinsi Papua tengah karena orang papua tidak butuh pemekaran-pemekaran baru di tanah papua.

Demikian aspirasi mahasiswa sekaligus pernyataan sikap ini agar diketahuinya khalayak umum. Dalam konfrensi pers tersebut dihadir perwakian pelajar ,mahasiswa dan hamba Tuhan yakni ;  Aperau Kiwak Ketua KMPP (Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak) , Eteron Bugalen Ketua Ikatan Kabupaten Mimika , Rudi Mom Wakil Presiden Mahasiswa USTJ Jayapura dan Ev.Deminus Numang dari Suara Kenabian.

Perlu diketahui bersama bahwa beberapa waktu lalu penolakan pemekaran Papua tengah ini juga di suarakan oleh Mahasiswa USTJ Jayapura yang tergabung dalam BEM USTJ Jayapura dengan menggelar aksi demo damai dan mimbar bebas kampus.

Yanuarius Kadepa

Berikan Komentar Anda