Balik Atas
Pembangunan Infrastruktur kedepan di Papua lebih Inklusif
Pewarta: Redaksi Edisi 13/05/2019
| 153 Dibaca
Leonardus O. Magai ,CEO Papua One Star (Foto:Istimewa)

Bandung , Infrastruktur merupakan elemen kunci untuk menopang terwujudnya indonesia sebagai negara yang kompetitif dan sejahtera di segala bidang. Begitu disampaikan, CEO Papua One Star Leonardus O. Magai, dalam diskusi yang bertajukan “Review Pembangunan Infrastruktur di Era Jokowi untuk Papua” Diskusi Bersama mahasiswa Papua Bandung di Aula Alfamart Lantai II Jalan Lengkong Besar No.101 Cikawao, Kota Bandung, Minggu (12/05/2019).

“Meningkatkan daya saing bangsa pemerataan pembangunan Infrastruktur di Papua banyak dilakukan di Era Jokowi. Akan tetapi, Pembangunan Infrastruktur yang dilakukan di Papua masih dinilai kebijakannya tidak berpihak kepada orang asli papua bahkan kebijaksanaannya tidak inklusif,” kata Leonardus.

Lanjutnya dia, sampai saat ini eksklusif pembangunan infrastruktur di papua terlihat ketika orang papua tidak merasa nyaman dan aman dalam komunitas mereka dengan ketergantungan alamnya yang sedang dirusak atasnama pembangunan. Padahal, orang papua sangat bergantung pada alam sekitarnya sebagai sumber kehidupannya.

“Pemerintah menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu sasaran prioritas selama 5 tahun terakhir yang menargetkan perbaikan konektivitas antar-wilayah agar tetap memperhatikan nilai iklusivitas secara affirmative kepada orang asli papua sehingga mereka juga diperhitungkan dalam pembangunan,” kata Leonardus.

“Upaya pemerintah berhasil menaikkan peringkat daya saing pada periode 2017-2018 naik ke posisi 52 dari 138 negara dari sisi pembangunan infrastruktur yang mempengaruhi sektor ekonomi yang membaik maka sisi lain seperti sosial budaya serta hukum dan ham juga perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan oleh pemerintahan Jokowi periode berikutnya,” harap Magai.

Menutup Diskusi, Leonardus O. Magai meminta agar Pemerintahan Jokowi kedepan harus berpihak pada kebutuhan orang Papua agar Pembangunan infrastruktur di Papua tidak dinilai Eksklusif yang digencarkan saat ini banyak nyawa manusia melayang karena Pembangunan Infrastruktur, tutup Leonardus.

Barnabas Subagio

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM