Balik Atas
PEMBANGUNAN JALAN TRANS PAPUA SEBAGAI UPAYA MENGHAPUS KETERISOLASIAN
 
Pewarta: Redaksi Edisi 21/04/2016
| 3086 Views
trans papua Gubernur papua dan Mentri Pemberdayaan Perempuan RI
Gubernur Papua bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Bupati Lanny Jaya saat melihat foto pembangunan jalan Trans yang menghubungkan Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Puncak Jaya

Jayapura,20/04/2016,PAPUALIVES.COM – Papua masih menyatu dengan berbagai stigma dan permasalahan yang melekat padanya, gambaran umum  tentang Papua adalah lemahnya manajemen pelaksanaan pembangunan daerah oleh pemerintah, bersama pemerintah daerah serta belum sinergisnya dengan upaya pertahanan.

Hal ini bisa dilihat dari realitas fisik Papua sendiri yang terisolir dan terkotak-kotak. Nadi ekonomi seolah hanya bertumpu pada jalur transportasi udara yang sangat mahal dan transportasi laut yang lamban, sementara jalur transportasi darat tidak diberdayakan sebagaimana mestinya.

Untuk menghidupkan ekonomi rakyat, sarana transportasi darat perlu dibuka, baik di sepanjang perbatasan mulai dari Jayapura – Merauke, Keerom, Pegunungan Bintang, dan Boven Digul.

Begitu juga dari Jayapura-Wamena atau dari Wamena-Pegunungan Bintang. selain itu dari Jayapura – Sarmi – Nabire – Enarotali – Sorong – mengelilingi Kepala Burung, kemudian di sepanjang pesisir selatan hingga kembali ke Merauke.

Ruas jalan Trans Papua yang saat ini masih terbengkalai, akan kembali dibangun, hal ini merupakan kabar gembira bagi seluruh masyarakat Papua sebagaimana komitmen Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe bagi seluruh rakyat Papua.

Komitmen tersebut telah ditindaklanjuti dengan pertemuan Lukas Enembe bersama Gubernur dan Presiden. Presiden juga telah mengeluarkan sebuah Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2013 Tentang Rencana Pembangunan Jalan Strategis Nasional Percepatan Pembangunan Provinsi Papua. Hal ini diharapkan untuk mendukung perencanaan dan mempercepat pengembangan ekonomi antar Kabupaten di Papua juga membuka keterisolasian daerah.

Bukan hanya sebatas itu namun manfaat ganda dari pembangunan jalan Trans seperti, ruas jalan Timika – Potowaiburu – Enarotali perlu dihubungkan karena Pemerintah Provinsi Papua berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air Urumaka berkekuatan 300 megawatt di Kabupaten Paniai.

Pembangunan jalan juga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Sebagai contoh, beberapa tahun lalu harga semen di Kabupaten Puncak Jaya, mencapai satu juta rupiah hingga dua juta rupiah per sak semen, dengan mengandalkan transportasi udara. Untuk itu, saat ini dengan pembangunan jalan Trans Wamena – Puncak Jaya, harga semen telah turun drastis, seratus ribu rupiah hingga dua ratus ribu rupiah per sak.

Gubernur Papua bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Bupati Lanny Jaya saat melihat foto pembangunan jalan Trans yang menghubungkan Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Puncak Jaya

Untuk pembiayaan pembangunan ruas-ruas jalan Trans Papua, berdasarkan instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Percepatan Pembangunan di Papua dan Papua Barat, total dana diperkirakan 9,78 triliun rupiah selama lima tahun anggaran.

Tahun 2014 ditargetkan ruas jalan strategis dan nasional di Provinsi Papua sepanjang 2.739,31 kilometer, ruas jalan nasional 2.111,44 kilometer, telah selesai dibangun dan bisa dilewati.

Dari 2.739,31 kilo meter ruas jalan strategis dan nasional di Papua, ada 256,02 kilometer jalan dalam kondisi baik, 867,78 kilometer dalam kondisi sedang, 519,86 kilometer rusak ringan, dan 693,57 kilometer rusak berat.

Banyak kendala teknis dan nonteknis membuat banyak pihak pesimistis jalan Trans Papua yang menghubungkan Kabupaten/Kota dapat tersambung dalam waktu dua tahun ke depan.

Namun dengan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat saat ini, akan menjawab seluruh keraguan masyarakat Papua, bahkan pihak-pihak tertentu yang meragukan akan pembangunan jalan Trans Papua tersebut.

Meski pembiayaan pekerjaan jalan Trans Papua mengunakan alokasi anggaran belanja negara, namun untuk menjalankan fungsinya DPR Papua akan terus mengawal rencana pembanguanan jalan Trans Papua, yang nantinya dicanangkan Presiden Republik Indonesia agustus mendatang.

DPR Papua yang merupakan Wakil Rakyat Papua, menegaskan adanya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat Papua guna mendukung pembangunan di Papua, sehingga keterisolasian daerah dapat dicapai.

Penegasan ini mengingat banyak pihak yang merasa kesulitan jika melakukan pembangunan di Papua, karena banyak bermasalah dengan pembebasan hak ulayat oleh masyarakat adat, setiap pembangunan yang dicanangkan bahkan yang telah berjalan pekerjaanya di Papua, demi peningkatan kesejahteraan segala bidang.

Masyarakat yang mendiami bumi cendrawasih merupakan penerima manfaat dari apa yang dilakukan Pemerintah Pusat, hingga Kabupaten/Kota, dengan demikian pertimbangan rakyat Papua merupakan hal terpenting guna kemajuan dan kelancaran pembangunan di Papua dan Papua Barat.

Sudah memasuki tujuh tahun pembangunan jalan Tranas Papua dihentikan, dengan terpilihnya Lukas Enembe sebagai Gubernur Provinsi Papua dan Klemen Tinal sebagai Wakil Gubernur Papua, salah satu yang menjadi prioritas mereka, yakni pencanangan jalan Trans Papua.

Data dan fakta selama ini setiap pembangunan yang dicanangkan 70 persen tidak dijalankan tentunya ini menjadi beban bagi kedua putra Papua yang baru saja menjabat. Meski demikian, tak ada yang dijadikan dalih bagi pembangunan Papua yang lebih baik.

Hingga saat ini wilayah yang masih sangat memprihatinkan yakni daerah pengunungan, baik pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi rakyat. Jika pembangunan jalan Trans Papua menjadi komitmen untuk di selesaikan 2014 mendatang, maka mampu menjawab tuntutan masyarakat Papua yang selama ini merasa dicurangi dengan pembangunan yang tidak merata.

Harapan lain dari pembangunan jalan Trans Papua, memberikan ruang bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Papua. Bukan tidak mungkin namun Papua yang kaya akan sumber daya alam akan dan keeksotisan, menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. (JEB/WN)

wiyainews.com

Berikan Komentar Anda