Balik Atas
Pembukaan Pesparani I Provinsi Papua Tonjolkan Toleransi Umat Beragama
 
Pewarta: Andreas Rumyaan Edisi 14/11/2019
| 113 Views

JAYAPURA : Pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Provinsi Papua berlangsung meriah dan menonjolkan pesan toleransi antar umat beragama. Ini terlihat oleh penampilan kelompok Qasidah AZ Zahra dari Masjid Raya Jayapura, paduan suara Ave Maria Jayapura dan GKI PNIEL Kotaraja, Kamis (14/11) di Auditorium Uncen.

Ketiga kelompok musik dari lintas agama tersebut saling bergantian menyenandungkan Iagu bahasa cinta, perdamaian hingga pancasila Rumah kita.

Ketua Panitia | Pesparani Katolik Provinsi Papua, FX Mote menyebutkan jika penampilan yang dibawakan oleh ketiga kelompok musik lintas agama itu adalah ingin menunjukkan Papua tanah damai dan saling hidup berdampingan antar umat beragama dari segala ras, suku dan agama sesuai dengan tema Pesparani | ini digelar.

“Tema besar kegiatan ini adalah sukacita memuji Tuhan. Masyarakat dari seluruh agama di Papua menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan sehari-hari dengan damai,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota Kelompok Qasidah AZ Zahra,  menuturkan bahwa sebagai umat beragama yang hidup berdampingan di tanah Papua, tak perlu mempersoalkan perbedaan dalam beragama.

Sementara itu, salah satu anggota Kelompok Qasidah AZ Zahra, Nurbaya menuturkan bahwa sebagai umat beragama yang hidup berdampingan di tanah Papua, tak perlu mempersoalkan perbedaan dalam beragama.

Ia menilai kegiatan Pesparani ini sebagai wujud keberagaman yang sesungguhnya antar umat beragama di Tanah Papua.

“lni kali pertama kami berkolaborasi dalam sebuah kegiatan non muslim dan kami sangat bahagia. lnilah keberagaman yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Pesparani I di Provinsi Papua ini akan berlangsung selama empat hari mulai 14 – 18 November 2019 dengan melibatkan 1.700-an peserta dan official yang berasal dari 14 perwakilan dari 29 kabupaten/kota, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Jayawijaya, Deiyai, Dogiyai, Nabire, Merauke, Asmat, Mappi, Biak, Yahukimo, Kepulauan Yapen dan Waropen.

Lomba Pesparani akan dilaksanakan pada 4 lokasi yakni Gereja kristus Terang Dunia Waena, LPMP Kotaraja, Gereja PNIEL Kotaraja, STFT Fajar Timur Abepura dengan memperlombakan 13 mata lomba.

Nantinya pemenang dalam Pesparani ini akan diikutkan dalam Pesparani nasional pada November 2020 di kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pembukaan Pesparani yang digelar di Auditorium Uncen hari ini, bahkan dihadiri oleh sekitar 2.500 orang.

Berikan Komentar Anda