Balik Atas
PEMERINTAH PUSAT DAN TNI/ POLRI TIDAK PERCAYA DIRI.BAHAWA PAPUA ADALAH BAGIAN DARI NKRI.
 
Pewarta: Redaksi Edisi 30/11/2019
| 90 Views

Theo Hesegem : menurut saya bahwa sebenarnya, orang Papua berterik minta merdeka dengan berapi-api hingga sampai mulut berbusa juga tidak mungkin saat itu juga Papua lepas dari Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia.

Papua merdeka atau tidak ada ditangan Pemerintah Indonesia, kalau pemerintah RI menyetujui untuk papua diberikan kebebasan lepas sari NKRI atau dijadikan sebagai sebuah negara tergantung kepada Pemerintah.

Tetapi belum ada persetujuan dari pemerintah RI tidak mungkin juga papua lepas dari NKRI begitu saja.

Saya heran mungkin bagian ini yg elit dan pejabat tinggi di Jakarta tidak mengerti atau paham, petinggi di jakarta sangat sibuk datang ke Papua. seolah-olah papua sudah mau lepas dari NKRI.sehingga pasukan banyak-2 di kirim ke Papua.

Sedangkan saya ketahui negara yang berdaulat, untuk memerdekakan pemberontak adalah ada di tangan negara yg berdaulat bukan pemberontak.

Sedangkan Bangsa indonesia selalu mengatakan papua adalah bagian dari NKRI.

Sangat sedih sebelumnya di Papua tidak seperti begìni, sekarang semua elit berfokus perhatikan di Papua dan berkantor di papua pertanyaannya ada apa di Papua ?

Menurut kita situasi ini biasa-biasa tetapi menurut Internasional sangat luar biasa. Karena kehadiran TNI/ POLRI sangat berlebihan di Papua, macam orang mau refrendum, semua sudut hampir ada TNI / POLRI kondisi ini membuat masyarakat Papua rasa takut dan panik serta mengalami trauma.

Kehidupan Masyarakat tidak tenang karena TNI/POLRI datang dari rumah ke rumah.

Pemerintah juga tidak sadar bahwa pengiriman pasukan akan berdampak pelanggaran HAM, semua pihak perlu ketahui bahwa Pelanggaran Ham di Papua banyak negara di beberapa Dunia mendukung dan mendesak kepada pemerintah indonesia untuk tuntaskan kasus Dugaan Pelanggaran ham di Papua.

Berikan Komentar Anda