Balik Atas
Peringati Abepura Berdarah Mahasiswa Gelar Aksi
 
Pewarta: Redaksi Edisi 16/03/2015
| 1586 Views
Ilustrasi Peta Lokasi Abepura Jayapura        Foto :IST
Jayapura,16/03/2015,PAPUALIVES.COM- Keluarga Besar Mahasiswa Uncen
Jayapura tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada,
menggelar aksi untuk memperingati peristiwa 16 Maret 2006 lalu yang
biasa disebut dengan Abepura Berdarah.

Terkaiat dengan peringatan
ini, Wakil Ketua Solidaritas Pemuda dan Mahasiwa Papua (SPMP),  Natalis
Goo, menghimbau kepada semua mahasiswa dan rakyat Papua agar pada hari
ini Senin, (16/3) hadir untuk bersama-sama memperingati peristiwa yang
terjadi pada 16 Maret 2006.

  Bentuk peringati itu dalam berbagai
rangkai kegiatan diantaranya, pemasangan lilin dan mengheningkan cipta
mengenang jasa mahasiswa yang gugur dalam peristiwa berdarah tersebut,
yang tewas karena memperjuangkan HAM di Tanah Papua.

  Setelah
pembakaran lilin dan perenungan, agenda selanjutnya menyampaikan
orasi-orasi HAM yang terkait dengan peristiwa dimaksud.

  “Pada orasi
nantinya, kami minta lembaga Uncen Jayapura untuk membangun Tugu
Peringatan Abepura Berdarah,” ungkapnya saat bertandang ke Kantor
Redaksi Bintang Papua, Minggu, (15/3).
Senada dengan itu, Sekretaris Dewan Perwakilan mahasiswa FISIP
FISIP Uncen Jayapura, Fredi Walianggen, turut menghimbau para mahasiswa
dan organisasi kemahasiswaan di Jayapura dan sekitarnya serta rakyat
Papua untuk menyempatkan waktu memperingati peristiwa dimaksud
.
 
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Teknik, Bayam Keroman,
menegaskan, meskipun pihaknya tidak memasukan surat pemberitahuan kepada
Polisi namun pihaknya tetap melaksanakan kegiatan itu, karena kegiatan
itu adalah aksi kemanusiaan. Dimana bukan saja mahasiswa yang menjadi
korban, tetapi juga korban dari masyarakat umum dan aparat keamanan.

 
“Kami mau mengenang abang/kaka kami, saudara kami yang sudah mendahului
kami, sehingga kami memperingati kepergiaannya. Kami akan laksanakan
aksi untuk mengenang peristiwa pada 16 Maret 2006 yang lalu, jadi
teman-teman mahasiswa di Jayapura untuk turut berpartisipasi dalam
kegiatan tersebut, karena pada saat ini, bukan mahasiswa Uncen saja yang
jatuh korban tapi juga ada rakyat Papua yang menjadi korban,” tukasnya.

   
“Kami sebagai muda Uncen menyampaikan salam kepada abang-abang pelaku
revolusioner yang kini tidak tahu dimana keberadaannya, yaitu, Selfius
Bobii, Beny Wenda dan rekan-rekannya,” sambungnya.

  Lanjutnya, hal
yang sama, akan dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa se-Jawa-Bali juga akan
turun melakukan aksi yang sama di Pulau Jawa. Dan pada kesempatan itu,
nanti mahasiswa Papua se-Jawa Bali akan melakukan penolakan terhadap
PT.Freeport.

  “Kepada mahasiswa Uncen dan semua mahasiswa di
Jayapura bahkan dimana saja, mari memperingati peristiwa 16 Maret 2006
lalu. Kami meminta Lembaga Uncen Jayapura untuk segera membuat tugu
peristiwa 16 Maret 2006 lalu, supaya semua mahasiswa dan rakyat Papua
tahu dan terus mengenang peristiwa  Abepura Berdarah tersebut,” jelas
Ketua Komisariat Administrasi Perkantoran FISIP Uncen Jayapura, Elius
Wenda.
BINPAP/PAPUALIVES
Berikan Komentar Anda
Link Banner