Balik Atas
PMKRI Jayapura : Pemuda Papua Diharapkan Siap Hadapi MEA
 
Pewarta: Redaksi Edisi 29/05/2015
| 1876 Views
Seminar sehari bertajuk "Peluang, Tantangan dan Peran Pemuda Papua dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”  Foto:IST
Seminar sehari bertajuk “Peluang, Tantangan dan Peran Pemuda Papua dalam Menghadapi  MEA 2015”         Foto:IST

Jayapura,29/05/2015,PAPUALIVES.COM-Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia mengadakan seminar sehari bertajuk “Peluang, Tantangan dan Peran Pemuda Papua dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”. Seminar ini dilakukan dalam rangka Dies Natalis PMKRI Jayapura ke-68, Jumat (29/05).Kegiatan yang dilakukan di Aula Sesusteran Maranatha Perumnas 1 Waena ini dahadiri Ketua Presidium PMKRI Jayapura, Simon P. Bame.

Dalam Sambutanya, Simon P. Bame mengatakan bahwa tanggal 25 Mei 68 tahun lalu PMKRI didirikan sebagai fusi dari KSV Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung dan PMKRI Yogyakarta. 25 Mei adalah hari Pantekosta dimana umat Katholik merayakan peristiwa turunnya Roh Kudus atas para Rasul.

PMKRI merupakan organisasi pembinaan dan perjuangan bagi elemen muda dan mahasiswa Katholik yang keberadaannya mempunyai peran penting dalam memberikan kontribusu bagi pembangunan bangsa, melalui pendidikan dan Kaderisasi PMKRI. PMKRI berfokus pada peningkatan kapasitas kader dan pembentukan karakter kader, dan PMKRI telah banyak menghasilkan kader-kader bangsa yang berkepribadian handal dan bertanggungjawab.

PMKRI hadir sebagai kelompok pressure bagi persatuan bangsa dan tanah air, di masa Orde Baru PMKRI gencar menyuarakan amanat penderitaan rakyat yang ada dalam misi PMKRI, walaupun dalam masa itu pergerakan mahasiswa Indonesia menjadi sulit akibat tertutupnya saluran demokrasi oleh rezim Orde Baru dan dalam masa reformasi PMKRI tumbuh bersama organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan lainnya berjuang keras agar reformasi tidak di salah artikan.

Dalam pembukaan, Lidya Natalia Sartono, M.Si, M.Pd yang juga selaku Pimpinan Pusat PMKRI mengucapkan terimakasih kepada rekan PMKRI Jayapura karena kegiatan ini bertujuan untuk mengeluarkan inisiatif dan buah pemikiran dalam peran pemuda untuk menghadapi masalah ekonomi Asean.

“Saya mengajak para pemuda Papua untuk bersama-sama menyiapkan diri dalam menghadapi masalah-masalah ekonomi Asean serta mencari solusi yang terbaik untuk di masa yang akan datang. Semoga kegiatan seminar ini berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik.”, akhirnya.

Dalam menghadapi globalisasi seperti MEA, dua sikap yang terpolarisasi yakni antara kubu yang optimis dan meyakini bahwa MEA merupakan kendaraan untuk mencapai akhir sejarah dan dapat membawa kemajuan bagi peradaban umat manusia, disisi lain kubu yang skeptis karena justru MEA menyajikan persoalan yang baru yakni ketertindasan dan ketidakadilan global, sumber daya manusia yang belum siap meskipun memiliki tampilan lebih manusiawi tetapi tidak mengurangi derajat kualitasnya.

Kita tidak sedang berpolemik atau bahkan berdebat antara sepakat atau tidak sepakat terhadap globalisasi karena globalisasi merupakan paradoks dan kita saat ini hidup dalam globalisasi, mau tidak mau kita harus mempersiapkan diri dan bersikap kritis sehingga kita tidak hanya menjadi obyek dari percaturan dan perubahan global yang didesain oleh kekuatan modal, dan kita bisa menjadi aktor dalam globalisasi itu, oleh karena itu dalam menyambut MEA yang akan berlaku pada desember 2015 mendatang, maka PMKRI Jayapura mengantisipasi hal itu dengan bermitra bersama DIP Centre untuk melakukan diskusi panel yang nanti hasilnya dirumuskan lalu disampaikan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Papua maupun Pusat.

Masih ditempat yang sama Stepi Anrdiani, S.IP, M.Si (Sekjen DIP Centre) menyampaiakan Tim DIP Centre disini bertujuan untuk saling berbagi pikiran dan menjadi wadah dalam menghadapi masalah ekonomi global se-Asean. Tim DIP Centre mengajak para pemuda diantaranya organisasi kepemudaan PMKRI dan saya mengucapkan selamat ulang tahun PMKRI yang ke 68 tahun semoga selalu dapat mendorong dan menciptakan pemuda generasi penerus yang mampu bersaing dan handal.

Sekda Kota Jayapura E. R. D. Siahaya SH. MM dalam sambutanya juga mengatakan bahwa seminar ini bertujuan untuk menjaring dan mencari solusi serta berdiskusi demi kemajuan pemuda Papua.

“Kami berharap agar kegiatan ini diikuti dan dapat menghasilkan hasil yang maksimal serta berguna untuk para pemuda Papua khsususnya rekan PMKRI dalam menghadapi ekonomi global se-Asean.” Katanya

Surya/Admin

Berikan Komentar Anda