PMKRI Jayapura : Hentikan Kriminalisasi drg.Aloysius Giay,M.Kes Penyelamat Orang Papua
Pewarta: Redaksi
| 577 Dibaca
EDISI TERBIT: 8 Februari 2020
Ketua Presidium PMKRI Cabang Jayapura Wakol Yelipele dalam salah satu kesempatan (Foto:Michael/PapuaLives)

Ambon , Beberapa hari ini informasi beredar terkait dugaan pelecehan seksual yang disangkakan kepada drg.Aloysius Giay, M.Kes (AG) terhadap seorang remaja berusia 18 tahun di Jakarta. Hal ini dinilai suatu Kriminalisasi tanpa ada bukti yang kuat media-media pun memberitakan dengan jelas tanpa konfirmasi dan bukti secara hukum yang jelas.

Terkait hal itu PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem meminta kepada semua pihak untuk hentikan kriminalisasi terhadap drg.Aloysius Giay,M.Kes yang merupakan satu pemimpin penyelamat manusia di bidang kesehatan Provinsi Papua bahkan AG dikenal luas memiliki loyalitas,integritas dan kemampuan luar biasa sebagai pemimpin Papua yang ideal hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi yang ia raih untuk kesehatan Papua lebih baik.

” Melihat tidak proporsional menyerang seorang intelektual, tokoh agama dan pemerintah selama ini keberhasilannya dlm upaya pembangunan Ruma dakit Dok II jayapura papua selama ini, oleh karena itu, kami perhimpunan mahasiswa katolik republik indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura Santo Efrem, memintah untuk hentikan kriminalisasi kepada pemimpin dibidang kesehatan papua Dr. Aloysius Giay, M.Kes, yang telah berupaya membunuh psikologis dalam memimpin pembangunan kesehatan dirumah sakit dok II Jayapura.” Kata Wakol Yelipele Ketua Presidium PMKRI Cabang Jayapura kepada wartawan papualives.com melalui via Whatshap pada sabtu 08/02/2020 siang tadi.

Selaku Ketua Presidium, Ia mengatakan,Kami melihat bahwa dr. Allo tidak pernah mengambil hak-hak orang sejak menjabat sebagai pejabat dibumi cenderawasih ini, AG adalah seorang pemimpin profesional, netralisir, tanpa mendiskriminasi antara suku, ras, agama, selalu eksis merangkul dan mampu menyelamatkan terhadap manusia yang menghidupi diatas tanah papua, maka kami mohon hentikan kekerasan terhadap AG sebagai tersangka.

” Hal ini kami melihat informasi yang beredar dimedia sosial tersebut suatu permainan oleh pihak yang berambisi menjabat sebagai menejer namun upaya yang dilakukan tidak terealisasi maka, sterategi mereka untuk menjatukan AG sebagai tersangka.”katanya sesuai keterangan tertulisanya.

Dalam keterangannya Wakol meminta kepada Gubernur Papua, Kapolda Papua, Presiden Republik Indonesia, dan Pengacara-Penggacara­ hukum pentingnya melihat akar persoalan Aloysius Giyai sebagai tersangka sebagai dugaan pelecehan seksual di Jakarta beberapa waktu lalu.

” Jika selamatkan Aloysius Giyai sebagai tersangka pelecehan seksual maka, masyarakat Papua yang sedang mengalami penderitaan ditanah Papua akan diselamatkan karena AG adalah satu satu seorang aktor pemimpin yang menyelamatkan masyarakat  sedang mengalami penderitaan dari berbagai penyakit yang datang tidak pernah dengar, merasakan setiap orang di bumi cenderawasih.”tulis Wakol dalam Whatshap yang dikirim kepada papualives.com

Berikan Komentar Anda
Share Button