BALIK ATAS
PMKRI: MK Segera Minta Penjelasan Kedua Pimpinan DPR
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 10th September 2015
| 1005 DIBACA
kata Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas, Lidya Natalia Sartono, Jakarta
Presidium PMKRI Pusat, Lidya Natalia Sartono (Foto:Ist)

Jakarta,10/09/2015,PAPUALIVES.COM— Akhir dua pekan ini, masyarakat Indonesia digemaskan dengan berita tentang kehadirian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam acara Konferensi Pers dari salah satu Calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Trump Tower, New York City, Kamis (3/8/2015) . Hal ini dinilai sangat melukai hati rakyat Indonesia dan diminta Mahkamah Kehormatan DPR segera menindak tegas terhadap langkah kedua politikus tersebut.

“Ditengah kemelut ekonomi dan kita sedang berjuang mempertahankan kedaulatan dan harga diri bangsa, justru para anggota DPR yang terhormat ( Setya Novanto dan Fadly Zon) berfoya-foya pergi ke luar negeri, menghadiri acara Konferensi Pers Capres Amerika, Donald Trump,” kata Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Sanctus Thomas Aquinas, Lidya Natalia Sartono, Jakarta, Selasa (9/09/2015)Menurut Lidya, kedua politisi Senayan itu seharusnya mengurus nasib rakyat Indonesia yang sedang dilanda krisis ekonomi saat ini. “ Sebaiknya,para anggota DPR fokus perhatikan masalah krisis dalam negeri dulu. Bukan ikut terlibat dalam geopolitik internasional, yang tidak membawa pengaruh signifikan bagi bangsa Indonesia,” tegas Lidya.

Dia melanjutkan, langkah kedua Pimpinan DPR ke Amerika itu dinilai merendahkan derajat bangsa Indonesia. “Status kewarganegaraan dan nasionalisme ke-Indonesiaan mereka patut di pertanyakan,” seloroh Lidya.

“Para politisi harus tahu diri,” tambah Lidya. “Mereka dipilih oleh rakyat, maka– itu harus bertanggungjawab kepada rakyat, bukan bertanggungjawab kepada asing,” ujarLidya, sambil menggeleng-geleng kepala.

Selain itu, kata Lidya, Mahkamh Kehormatan (MK) DRP segera mengambil sikap tegas terhadap langkah kedua Pimpinan DPR ini. “BK harus minta mereka (Setya Novanto dan Fadli Zon) segera menjelaskan secara terbuka kepada publik, alasan apa mereka menghadiri Konferensi Pers, Capres Amerika, Donald Trump?” tandas Lidya,.

Lidya juga mengharapakan, masalah ini bisa segera dituntaskan oleh BK DPR. “Jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut, atau dilupkan, maka hal ini akan menjadi pelajaran buruk bagi para politisi lain di masa yang akan datang,” tutup dia.

Thomas Ch. Syufi

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM