Balik Atas
Posko Bantuan Nduga di Sentani ” Sepi ” Diminta Perhatian Semua Pihak
 
Pewarta: Redaksi Edisi 04/04/2019
| 402 Views
Salah satu Anak Pengungsi Nduga ketika menunjukan luka (Foto:Istimewa)

Sentani,Posko Bantuan pengungsi Nduga di Sentani tepatnya di Pos 7 jarang dikunjungi sehingga membuat suasana menjadi sepi , sehingga diminta sehingga diminta perhatian semua pihak untuk memberikan  bahan makanan (bama) maupun peralatan sekolah dan lain-lain untuk membantu saudara-saudara kita di Kabupaten Nduga yang sedang kena musibah. hal itu diungkapkan Ketua Tim Peduli Nduga RPM Simapitowa Jayapura ketika hendak berkunjung sekaligus memberikan bantuan pada (04/04/2019) sore tadi.

” Tim peduli sangat menyayangkan melihat Posko di Sentani di tepatnya di Pos 7 karena menurut penjaga posko untuk kunjungan dalam hal sumbangan sukarelah sangat kurang bahkan atas namakan instansi atau pemerintah sangat minim. Informasi yang didengar oleh penjaga posko, saat ini anak-anak sekolah keadaan dalurat di ndugama, sementara ini mereka belajar dihutan dan mereka terjadi kelaparan.”kata Stefanus Dogomo  Selaku ketua Tim Peduli Nduga RPM Simapitowa Jayapura,ketika berkunjung ke Posko Nduga di Pos 7 Sentani,Kabupaten Jayapura.

Lanjutnya, kami tim peduli sangat menyayangkan melihat Posko di Sentani di tepatnya di Pos 7 karena menurut penjaga posko untuk kunjungan dalam hal sumbangan sukarelah sangat kurang bahkan atas namakan instansi atau pemerintah sangat minim. Informasi yang didengar oleh penjaga posko, saat ini anak-anak sekolah keadaan dalurat di ndugama, sementara ini mereka belajar dihutan dan mereka terjadi kelaparan.

Tim Peduli Nduga RPM Simapitowa Jayapura ketika berkunjung sekaligus memberikan bantuan di Pos 7 Sentani (Foto:Efendi/PapuaLives)

” Dua siswa anak SD meninggal minggu lalu dan beberapa siswa anak SD pingsang saat belajar gara-gara lapar. Informasi dari masyarakat Nduga sangat membutuhkan makan, obat-obatan, kebutuhan anak sekolah berupa buku bolpoin atau pensil sehingga kami dari tim peduli untuk ndugama menghibau kepada setiap komunitas baik itu, organisasi, pemudah gereja, kampung, kesehatan perlu partisipasi berupa bahan bama.”harapnya.

Perlu diketahui bahwa Tragedi kemanusiaan terjadi usai saling serang, antara aparat keamanan dan kelompok separatis bersenjata di Kabupaten Nduga sejak Desember 2018 hingga kini. sehingga semua pihak diminta untuk membantu pengungsi ini. Banyak warga Nduga kehilangan tempat tinggalnya dan kebutuhan dasar masyarakat di Nduga tak terpenuhi.

Efendi Minai

Berikan Komentar Anda