Scroll to Top
PPB Siap Menjadi Peserta Pilgub 2018
Posted by Redaksi on 16th Februari 2018
| 414 views

Jayapura, (PL) —Pendiri serta Ketua Umum Partai Papua Bersatu (PPB) Kristian Fonataba mengatakan, bahwa Partai Papua Bersatu (PPB) bakal siap menjadi peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada 2018 mendatang. Karena, pelbagai persyaratan sudah diratifikasi secara suportif dari Komisis Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua dan oleh Pemerintah Pusat (Pempus).
“Terkait dengan pengurusan Partai Politik Lokal (Parpolok) ini semua sudah berjalan aman dan lancar serta semua pihak pula turut mendukung. Bahkan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pun sudah meratifikasikannya terkait Partai Papua Bersatu (PPB),”kata Fonataba kepada papualives.com via handphone, Juma’at, (21/02).
Menurut dia, sudah diratifikasi pemerintah berarti, proses selanjutnya Parpol punya hak untuk mengatur dan mengurus segala urusan terkait perkembangan organisasi partainya sehingga kami siap akan berupaya mendorong PPB ini untuk ikut partisipasi dalam pilgub pada 2018 mendatang.

“Pendaftaran di KPU sudah pada tahap penyesahan dan PPB sudah terdaftar di KPU Papua maupun KPU Papua Barat sebagai Partai Poltik Lokal satu-satunya di Tanah Papua,”katanya.
Kata Fonataba, PPB merupakan Partai Lokal milik Orang Papua. Maka diharapkan harus bersinergi untuk mendorong Parlok ini untuk ke depan. Karena, pendirian Parlok Papua ini merupakan peristiwa pencetusan sejarah baru di Tanah Papua.
“Iya, Parlok merupakan sarana bagi orang Papua untuk menyuarakan aspirasi rakyat maka parlok siap menerima aspirasi rakyat tampa memandang suku dan agama. Namun ini adalah sarana dan wadah untuk berpolitikan,”ungkapnya.
Disinggung soal keterlambatan penyesahan Parlok dan dikatakannya ini hanya sebuah proses paradigma dan banyak pertimbangan dari Pemerintah Pusat. Namun, mendirikan Partai adalah hak dan kewajiban warga negara bahkan telah diundang undangkan oleh negara sehingga akhirnya berhasil melakukan menyesahkan dan sudah terdaftar dilembarang sejarah bahwa orang Papua juga bisa mendirikan Parpolok.
“Berdasarkan UU, kami pun sudah, sedang dan akan memperjuangkan Parlok ini sebab akhirnya sudah berhasil maka mati atau tidaknya, akan ada ditangan kami orang Papua,”jelasnya

Christian Degei

Berikan Komentar Anda