Balik Atas
PSU Pilkada Deiyai ” Ini Pernyataan TIM DODO”
 
Pewarta: Redaksi Edisi 16/09/2018
| 835 Views
Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo Kabupaten Deiyai Periode 2018-2023 (Foto:IST/PapuaLives)

Jakarta,Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia menyatakan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Deiyai, Papua tidak sah. Karena itu, MK membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Deiyai

Nomor 19/HK.03.1-Kpt/9128/KPU-Kab/VII/2018 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Di Tingkat Kabupaten Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deiyai Tahun 2018, tanggal 8 Juli 2018 dan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dengan asistensi KPU Provinsi Papua dan KPU RI serta dengan pengawasan ketat dari Bawaslu Kabupaten Deiyai dengan asistensi dari Bawaslu Provinsi Papua dan Bawaslu RI.

Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan di gedung MK, di Jakarta Rabu (12/9/18), menyatakan,  PSU itu dilakukan di TPS 1 Mogodagi, TPS 1 Yamouwitina, TPS 1 Uwe Onagei, TPS 1 Idego, TPS 1, 2, 3, 4 Komauto, Distrik Kapiraya, dan TPS 1, 2, 3, dan 4 di Kampung Diyai I, Distrik Tigi Barat dan diikuti oleh seluruh pasangan.

Adapun batas waktu yang diberikan MK kepada KPU untuk melakukan PSU adalah 45 hari sejak putusan dibacakan.

Lebih lengkap mengenai keputusan ini  dapat akses pada Keputusan  NOMOR 35/PHP.BUP-XVI/2018.

Terkait dengan keputusan ini, Tim Pemenangan Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo memandang penting menyampaikan beberapa hal kepada masyarakat Kabupaten Deiyai dan semua pihak terkait.

Pertama, Tim Pemenangan Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Deiyai yang menerima keputusan ini sebagai sebuah proses demokrasi yang biasa dan lazim dalam pelaksanaan Pilkada. Kami memandang hal ini sebagai sebuah kedewasaan masyarakat Deiyai dalam berpolitik yang mesti diberikan apresiasi.

Kedua, Tim Pemenangan Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo meminta kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Deiyai dan jajarannya (PPD, KPPS, dan PPS), Bawaslu Kabupaten Deiyai dan jajarannya (Bawaslu Distrik dan PPL) melaksanakan PSU secara netral dengan berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku dalam pelaksanaan Pilkada.

Ketiga, Tim Pemenangan Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo meminta kepada Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Deiyai agar netral dalam pelaksanaan PSU di Kabupaten Deiyai.

Keempat, Tim Pemenangan Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Deiyai agar tidak terhasut dengan isu-isu dan ajakan-ajakan dari pihak mana pun yang tidak bertanggung jawab. Melaksanakan PSU dengan jujur, adil, aman dan bermartabat sesuai dengan aturan dan cara-cara yang dilegalkan dalam Pilkada untuk membuktikan kedewasaan berpolitik sebagaimana telah dibuktikan dalam pelaksanaan Pilkada dan pasca keputusan PSU. Karena, empat kandidat adalah putra terbaik Kabupaten Deiyai.

Kelima, Tim Pemenangan Pasangan Nomor Urut 4, Inarius Douw dan Anakletus Doo memberikan apresiasi kepada aparat keamanan yang telah mengawal dan mengamankan pelaksanaan Pilkada Deiyai dengan netral, aman dan tertib. Hal yang sama kami harapkan bersama terjadi pada PSU ini.

Demikian pernyataan pers kami dan dapat dipublikasikan di media cetak dan elektronik agar dapat diketahui oleh semua pihak.

Ist/Red

Berikan Komentar Anda
Link Banner