Balik Atas
Puskesmas Koya Barat Gelar Posyandu Lansia di Koya Timur
 
Pewarta: Redaksi Edisi 22/07/2016
| 690 Views
Kegiatan Posyandu Lansia di Koya Timur, Papua
Kegiatan Posyandu Lansia di Koya Timur, Papua

Jayapura – Puskesmas Koya Barat menggelar Posyandu Lansia di Koya Timur yang merupakan wilayah kerja puskesmas Koya Barat. Posyandu Lansia ini dilaksanakan di Ruang Aula PKK Koya Timur (18/07/2016). Hal itu dilaksanakan dalam rangka melakukan pemeriksaan screenning kepada warga masyarakat usia lansia yang berada di Koya Timur yang berusia 60 tahun ke atas. Kegiatan pemeriksaan tersebut dilakukan rutin setiap bulan sekali.

Pelayanan yang dilakukan posyandu lansia adalah melakukan anamesa, menanyakan apakah sudah pernah kunjungi posyandu atau belum pernah, pemeriksaan darah (tekann darah, kemudian pemeriksaan kolestrol dan asam urat), dan setelah itu kita lakukan pengobatan, serta para lansia mengambil obat yang diperlukan.

Salah satu pasien posyandu lansia Koya Timur, Tuminah 60 tahun saat ditemui mengaku sangat senang dengan pelayanan pengobatan yang sangat baik dan pengobatan darah tinggi sangat membantu. “Kita berterimakasih to, di desa sini kita terbantu. Kalau kita ke kota kita susah to,” ungkap Tuminah usai berobat.

Kepala Puskesmas Koya Barat, Margaretha Sampetora, usai kegiatan posyandu lansia tersebut menjelaskan bahwa biasanya di awal pelayanan lansia kita memberikan penyuluhan kepada pasien lansia yang berhubungan tentang kesehatan dan berhubungan dengan penyakit yang biasa terjadi pada lansia. “Kegiatan ini bermanfaat bagi lansia untuk mengetahui penyakit atau kondisi kesehataan. Karena kita ketahui bahwa pasien lansia banyak sekali penyakit hipertensi atau darah tinggi atau diabetes meletus atau gula. Mereka bisa mengetahui pada saat ada posyandu lansia, terutama informasi kesehatan pasien lansia,” jelasnya.

Ketika ditanya harapan ke depan posyandu lansia, Margaretha berharap bahwa apabila masyarakat di rumah ada lansia, bisa segera proakrif diantarkan ke posyandu lansia. Ia juga berharap agar ada peningkatan kualitas posyandu lansia dari sisi fasilitas peralatan, persediaan obat, dan insentif untuk para kader posyandu.

“Ke depannya, lebih kepada kekurangan bahan habis dipakai untuk pemeriksaan darah, agar bisa diperbanyak. Kemudian posyandu lansia yang mungkin di kampung bisa memberikan perhatian lebih kepada posyandu-posyandu seperti ini. Entah itu pemberian insentif pada kadernya, atau pemberian makanan tambahan setiap melakukan posyandu, bukan berharap sepenuhnya kepada puskesmas untuk membuat posyandu lansia seperti ini,” harapnya ketika ditemui media ini usai melakukan pelayanan.

Fransiskus Kobepa

Berikan Komentar Anda