Rakerda ke-II Pemuda Katolik, Bahas Situasi Krisis Papua
Pewarta: Redaksi
| 599 Dibaca
EDISI TERBIT: 13 Maret 2020
Pembina Pemuda Katolik Komda Papua, drg.Aloysius Giyai,M.Kes ketika membuka secara resmi Rakerda ke-II (Foto:Redaksi/PapuaLives)

Jayapura, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke- II Pemuda Katolik Komisaritat Daerah ( Komda) Provinsi Papua mengangkat tema “Membangun Kader Katolik yang Kritis di Tengah Situasi Krisis di Tanah Papua”berlangsung pagi tadi dimulai puku 09:30 WIT , Rakerda ini akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 13-14 Maret 2020 di Aula Susteran Maranatha Waena, Jayapura.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh drg.Aloysius Giyai,M.Kes Selaku Dewan Pembina Pemuda Katolik Komda Provinsi Papua. Dihadiri Ketua Komda Papua Alfonsa J Wayap beserta Jajaran Pengurus dan seluruh perwakilan Cabang se- Papua dan Undangan OKP lannya. Rakerda ini Pemuda katolik akan membahas Agenda  program kerja organisasi, Rakerda dan juga membuat rekomendasi atas situasi krisis di Tanah Papua.

Dalam Kesempatan itu, Rikardus Faroka Bidang Alumni Pengurus Pusat Pemuda Katolik hadir memberikan sambutan mewakili Ketua Umum menyampaikan bahwa kader katolik diminta terus kritis ditengah-tengah situasi Papua yang cukup menantang ini.

” Membangun kader muda katolik yang kritis ditengah-tengah situasi Papua yang Kritis. Tema yang cukup menantang pemuda Papua untuk harus berpikir kritis ditengah situasi Papua yang Kritis ini ” diungkapkan Rikardus dalam sambutannya.

Terkait hal itu,Simon Petrus Bame Ketua Panitia Rakerda ke-II menjelaskan bahwa Raker ini sangat penting untuk melihat berbagai persoalan yang ada di tanah Papua.

” Bersama-sama pemerintah daerah dan semua pihak untuk melakukan berbagai tindakan nyata terutama penyelamatan manusia dan tanah ini.”jelas Bame.

Lanjutnya, Melalui Rakerda sebagai organisasi pemuda. Pemuda Katolik turut menyadari dan berperan dalam menghadapi berbagai situasi persoalan yang ada terutama tentang ekonomi,sosial,budaya,politik,masyarakat adat dan masa depan Papua.

” Pemuda Katolik menyadari akan peran dan tanggung jawab pemuda Papua dalam menghadapi situasi hari ini dan masa depan.” harap Bame.

Perlu diketahui, Rakerda yang merupakan agenda tiga tahunan dari Komda Pemuda Katolik Papua. Rakerda diikuti 250 peserta dari Komisariat Cabang (Komcab) di 15 kabupaten-kota se provinsi Papua dan para undangan.

Berikan Komentar Anda