BALIK ATAS
TENTANG KAMI |REDAKSI | DISCAIMER| SITEMAP| PRIVACY| IKLAN | KODE ETIK| PENGADUAN |
Ribuan Mahasiswa Aksi Demo Minta, KPU Papua Stop Intervensi Pilkada Paniai
Diterbitkan Oleh: Redaksi Date 22nd Juni 2018
| 1693 DIBACA
Ribuan Mahasiswa dan pemuda yang tergabung di dalam Solidaritas Peduli Demokrasi Pilkada (SPDP) Kabupaten Paniai (19/06/2018) lakukan demo di Kantor KPU Provinsi Papua (Foto:Christian Degei/PapuaLives)

Jayapura,Mahasiswa dan pemuda yang tergabung di dalam Solidaritas Peduli Demokrasi Pilkada (SPDP), meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Papua, dengan keputusan yang telah dikelurkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Paniai sudah final maka stop intervensi oleh KPU provinsi Papua untuk pilkada kabupaten Paniai. Jika terjadi benar maka KPU provinsi Papua menjadi pemicu konflik.

Pelbgai keputusan telah berlalu dan tahapan penyesahan sudah dilakukan maka garis finalitas atau berhasil kian pada ujung penyelesaian. Kendati demikian, pelbagai pihak telah berupaya mengacaukan kondisi pilkada di Paniai. Oleh karena itu, mahasiswa yang telah bergabung dalam pelbagai organisasi di Jayapura telah sedang melakukan demontrasi depan KPU provinsi Papua pada Tanggal (19/06/2018) dengan minta KPU Papua untuk stop melakukan intervensi terkait masalah pilkada di kabupaten Paniai.

Sebelumnya KPU Paniai telah melakukan penyesahan terkait pasangan calon dan juga KPU RI telah menetapkan Pilkada Paniai 2 pasan calon sebab sering terjadi polemik terkait masalah pilkada Paniai sebab beberapa hari plus pesta demokrasi sedang berlangsung Indonesia khususnya Paniai sehingga semua pihak harus optimis menunggu hari istimewanya.

“Mahasiswa Paniai meminta kepada KPU provinsi dalam hal ini kepada Adam Arisoi harus bertanggungjawab atas permasalahan ini karena lantaran akan terjadi konflik horizontal maupun vertikal ditengah masyarakat. Bila terjadi korban jiwa maka KPU Papua harus bertanggungjawab karena KPU provinsi sebagai pemicu konflik pilkada kabupaten Paniai” ungkap Ketua Solidaritas Mahasiswa Meeuwodide, Otniel Kobepa.

Selain itu, dalam proses pilkada di Paniai masyarakat ikut serta dalam menyukseskan pilkadanya tetapi pihak lain berupaya mengacaukan sehingga lantaran ini pelanggaran kode etik KPU sehingga pihak yang berwajib harus menangkap KPU provinsi Papua Adam Arisoi.

“Pihak kepolisian harus melakukan investigasi terkait permasalahan ini untuk pastikan. Adam Arisoi harus tanggap dan kami minta harus adil dalam proses investigasinya”ungkapnya

Dalam kesempatan itu, aksi ini  juga meminta kepada yang berwajib segera mencopot KPU provinsi Papua Adam Arisoi bersama Tarwinto karena berdua ini sebagai pemicu konflik dalam pilkada yang berlangsug di Kabupaten Paniai.

Christian Degei

Berikan Komentar Anda