BALIK ATAS
Binmas Noken Polri Adakan Bakti Sosial dan Trauma Healing Korban Banjir
PENERBIT:PPWI MEDIA Redaksi PAPUALIVES.COM 26th Maret 2019
| 105 DIBACA
Satgas Binmas Noken Polri ketika melakukan kegiatan trauma healing kepada para korban bencana banjir bandang di Sentani (Foto:Hiswita/PapuaLives)

Sentani, Satuan Tugas (Satgas) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Noken Polri menggelar kegiatan mengadakan kegiatan Bakti Sosial dan Trauma Healing Korban Banjir Bandang di Kabupaten Jayapura , Jumat (22/3/2019) Kunjungan ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan oleh Satgas Binmas Noken Polri di Pengungsian yang ada di Kantor Bupati. Kegiatan tersebut turut bekerjasama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI), memberikan kegiatan-kegiatan kepada anak-anak yang ada di tenda pengungsian.

Kegiatan ini menjadi penting apalagi anak-anak yang ada di pengungsian ini merupakan anak-anak yang secara langsung mengalami bencana. Jika tidak ada aktifitas mereka pasti kebingungan apalagi ini suasananya berbeda dengan rumah atau lingkungan tempat tinggal mereka sebelumnya, ini asing buat mereka.

“Sehingga menjadi penting untuk kemudian membuat kegiatan trauma healing sekaligus agar anak-anak ada aktifitas positif seperti bermain dan belajar, sebagai proses untuk memulihkan trauma yang di rasakan. dengan adanya situasi seperti ini, penting untuk adanya pemulihan trauma bagi yang terkena dampak langsung, dan anak-anak merupakan kelompok yang tidak bisa terlupakan.”ungkap Kanit Pendidikan Satgas Binmas Noken Ipda Made Ambo Arjana.

Lanjutnya, oleh sebab itu, kami fokus pada pengungsian yang memang benar-benar terkena dampak langsung, dan tidak menutup kemungkinan untuk kami kembali lagi, namun tetap akan ke beberapa pengungsian lagi menunggu data lapangan. Kurang lebih ada 300 orang anak-anak yang berkumpul, ada juga orang tua yang terlibat dalam kegiatan yang dilakukan, sehingga informasi tidak hanya terbatas pada anak-anak namun juga orang tua atau siapa saja yang ingin terlibat dalam kegiatan.

“kami berharap dengan kegiatan ini, dapat mengurangi trauma dan stress atau ketakutan yang di alami anak-anak pasca banjir bandang yang menimpa mereka.”harapnya.

Hiswita Pangau

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM