BALIK ATAS
Seorang Ibu Tua Usia 89 Tahun,Sebagai Dukun Beranak di Kampung Kwadeware
Diterbitkan Oleh: Redaksi Date 16th Mei 2014
| 786 DIBACA
Kwadeware, Waibu – Doyo Lama Sentani Barat

Kwadeware, Waibu – Doyo Lama Sentani Barat Kampung yang tentram dan penduduk yang ramah! Seorang Ibu Tanpa pendidikan formal dan pelatihan pelatihan kebidanan, Mince Wally berusia 89 tahun selalu membantu
persalinan ibu-ibu di kampung.

Bukan hanya sebatas membantu proses persalinan tetapi dengan setia ia akan membantu merawat ibu dan bayi
baru sampai satu minggu.Obat tradisional yang di pakai untuk pemulihan luka persalinan adalah rauh air panas minum air hangat dari rebusan akar kayu kuning dan menyembuhkan luka pusar bayi dengan kapur pinang
dan perasan jeruk nipis hal ini di percaya hingga saat ini.dan banyak ib- ibu yang memilih untuk bersalin di kampung ketimbang melahirkan di rumah sakit.

Perbedaan yang sering di alami oleh ibu ibu yang pernah di tolong oleh dukun beranak ini adalah kalo melahirkan di bantu oleh ibu mince kita tidak terlalu susah mengurus bayi karena bidang kampung ini setia mulai dari persalinan hingga usia bayi menjadi satu minggu. Kebijakan yang dimiliki oleh ibu tua ini sangat luar biasa, jika ibu yang baru hamil anak pertama keluarganya sering khawatir dengan kondisi kehamilannya apalagi kaki si ibu ini bengkak tetapi ibu tua ini seperti malaikat penolong dengan kata yang penuh hikmad ia bisa menenagkan suasana yang tegang,memberikan harapan pada calon ibu dengan kata kata motifasi seperti” bayi dalam kandunganmu adalah pemberian Tuhan jangan takut kalo belum ada tanda tanda sebab semua ada waktunya percaya kepada Tuhan maka Ia akan menolong kamu,dan apa yang di ucapnya akan terjadi,selain itu tindakan yang dipilihnya ketika kondisi ibu sudah menunjukan tanda tanda kritis seperti bayi suda keluar tetapi ari ari atau plasenta belum juga keluar sampai 15 menit ibu tua ini akan bertindak mencari jonson sekalipun malam cuaca sedang hujan atau angin bertiup dengan kencang ia dengan kasihnya yang iklas mau membantu menolong ibu dan bayi baru, ia berusaha agar mendatangi setiap orang yang punya mtor jonson (motor danau), dan keluarga yang punya mobil hati siapa yang tega melihat seorang janda tua yang datang pada waktu malam dengan tujuan membantu nyawa orang lain saat itu mereka bergegas untuk membantunya mengantar ibu dan bayi itu malam malam ke Rumah Sakit baik ke Rumah
Sakit Yowari,Rumah Sakit Abe ,bahkan Rumah Sakit Dok II Jayapura.

Pengorbanannya sangat besar,sering kali saat ia membantu persalinan ibu hamil di rumah sakit ia rela tidur beralaskan karton di bawah tempat
tidur kulit yang kering membungkus tulang merasakan kedinginan tetapi ia dengan kasihnya terus memberikan perhatian pada ibu dan bayi itu pada saat tenga malam jika ia mendengar tangisan bayi ia berlari mendekati
ruang perawat jaga untuk memberitahukan pada mereka dan menanyakan mengapa bayi ini menangis atau sering ia bersama dokter dan menanyakan kondisi ibu dan bayi itu meskipun bahasa indonesianya tidak terlalu
lancar tetapi dokter mengerti apa yang di maksud akhirnya iapun puas dengan penjelasan dari dokter. Banyak pengalaman yang ada dalam dirinya,seperti bayi yang letaknya salah dalam kandungan ketika dokter memfonis bahwa ibu ini harus melewati oprasi,tetapi ibu tua ini bisa meraba posisi bayi dan mengembalikan pada letaknya akhirnya namanya bukan hanya di kenang oleh ibu ibu sekampung saja tetapi semua rumah sakit perna ada jasa baiknya menolong ibu ibu baik yang ia kenal maupun yang tidak di kenal. dalam melakukan tugasnya sebagai dukun beranak ia tidak perna minta upah kadang di kasih tapi ia menolak ia mengatakan bahwa saya hanya bisa melakukan apa yang Tuhan berikan untuk saya lakukan jadi saya tidak berhak menerima upah dari kalian saya hanya minta doanya agar saya sehat dan umur saya bisa panjang dan jika ajal saya tiba saya meninggal dengan tenang itu pesan yang sering di ucap lewat bibrnya.Hati saya terharu setelah mendengar berita tentang keadanya,bahwa ia di rawat di rumah sakit yowari karena lambungnya infeksi saya mengingat banyak hal yang ia buat tetapi saat ini ia dalam keadaan sakit namun tak seorangpun yang menjenguknya. Ibu tua ini suda
punya cucu sebanyak 40 orang dan cicitnya sebanyak 19 orang.

Uniknya ibu tua ini suda berusia 89 tahun tetapi ia tidak beruban dan satu giginya pun tidak bolong heheheh luar biasa semoga nenek cepat sembuh ya. Itulah kelebihan yang dimilikinya ia membantu tanpa pamri dan
menjadi dukun beranak bukan hanya di kampunya saja tetapi ia berjasa baik di Puskesmas,dan Rumah Rumah Sakit.

Berikan Komentar Anda
TENTANG KAMI |REDAKSI | DISCAIMER| SITEMAP| PRIVACY| IKLAN | KODE ETIK| PENGADUAN |