Sidang Jemaat GKI PNIEL SP-4 VIII Kampung Banjar Ausoy

Suasana Sidang Jemaat Ke-VIII GKI PNIEL Banjar Ausoy SP IV tahun 2017 (Foto:Daniel MD/Kadate)

Bintuni,  Ketua Badan Pekerja Klasis Teluk Bintuni Pdt. Steven Awi, S.Th bertempat di Gereja PNIEL SP-4 Kampung Banjar Ausoy, Jumat (1/12/2017) secara resmi membuka Sidang Jemaat Ke-VIII GKI PNIEL Banjar Ausoy SP IV tahun 2017 yang ditandai dengan mengetukkan palu sidang beberapa kali.

Hadir dalam Pembukaan Sidang Ke-VIII GKI PNIEL Banjar Ausoy Ketua DPRD Teluk Bintuni Simon Dowansiba, Ketua PSW YPK Teluk Bintuni D. Sebaru, Pjs. Kasat Binmas Iptu Sakaria Tampo, Kepala Distrik Manimeri Simon Petrus Ayomi, Ketua PHMJ, Majelis, Penetua dan, Kepala kampung Banjar Ausoy Pur. Sudirman serta seluruh peserta pimpinan unsur-unsur tingkat jemaat.

Dalam sambutan Ketua Badan Pekerja Klasis Teluk Bintuni Pdt. Steven Awi, S.Th mengatakan bahwa beberapa jemaat GKI di Bintuni telah melaksanakan sidang jemaat.

“Sidang jemaat merupakan amanat tata gereja yang termuat dalam Bab IV pasal 7, ayat 1 dan 2 yang menjelaskan bahwa majelis jemaat berkewajiban melaksanakan sidang sekurang-kurangnya satu tahun sekali.

Dalam sidang jemaat akan dilakukan dua kali evaluasi yaitu evaluasi pelayanan majelis jemaat serta juga mendengarkan laporan keuangan jemaat. Serta menyusun program kerja untuk tahun 2018.

Dikatakan bahwa tidak terlepas dari pembangunan gereja baru GKI PNIEL Banjar Ausoy saat ini merupakan bagian tanggung jawab jemaat yang rutin dilakukan.

Saya berharap adat, gereja, pemerintah agar jalan sama-sama sehingga kita akan tahu ada persoalan dimana dan kita akan sama-sama menyelesaiakan itu dengan baik. Oleh karena sidang jemaat ini menjadi ajang penting bagi jemaat untuk menyusun hal-hal yang penting untuk pengembangan dan kemajuan jemaat kedepan.

Saya harap peserta-peserta yang hadir akan memberikan pikiran-pikiran yang berbobot untuk pertumbuhan dan perkembangan jemaat ini lebih baik kedepan.

“Akhirnya atas nama Badan Pekerja Klasis Teluk Bintuni saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD dan Polres Teluk Bintuni yang telah membatu bahan bangunan berupa semen untuk pembangunan gereja baru PNIEl yang sementara ini sedang berjalan,” Kata Ketua Klasis Teluk Bintuni.

Kepala Distrik Manimeri Simon Petrus Ayomi ketika memberikan sambutan didepan peserta sidang jemaat ke-VIII GKI PNIEL Banjar Ausoy mengatakan bahwa kegiatan Sidang Jemaat Ke-VIII GKI PNIEL Banjar Ausoy ini menjadi suatu tuntutan untuk semua unsur-unsur untuk menyampaikan semua program pelayanan dalam satu tahun berjalan.

“Kami pemerintah Distrik Manimeri mengharapkan di dalam program-program kerja pelayanan itu bisa saling bekerja sama dengan pemerintah daerah khususnya di distrik Manimeri sehingga tujuan pelayanan ini sesuai dengan temanya yaitu “Datanglah Kerajaan Mu” maka warga Manimeri dalam program pelayanan nanti boleh mencapai suatu kebahagiaan dan kedamaian dalam pelayanan jemaat ini kepada warga yang ada di distrik ini. Akhirnya saya ucapkan selamat melakukan Sidang ke-VIII,” tutur Etus Ayomi.

Pada kesempatan itu ketua DPRD Teluk Bintini Simon Dowansiba menyerahkan bantuan 100 zak semen untuk pembangunan gedung Gereja GKI PNIEL Banjar Ausoy.

Sidang Jemaat Ke-VIII GKI PNIEL Banjar Ausoy diawali dengan ibadah yang dipimpin Penetua K.B. Satia. Selain Ketua DPRD serahkan bantuan 100 zak semen juga Polres Teluk Bintuni serahkan 50 zak semen untuk pembangunan gedung Gereja GKI PNIEL Banjar Ausoy yang diterima oleh ketua panitia pembangunan gereja GKI PNIEL Rolly Sengke.

Juga penyerahan palu sidang oleh Ketua Klasis kepada pimpinan sidang jemaat ke-VIII GKI PNIEL kepada Pdt. Mokay. Serta penyematan tanda peserta sidang jemaat ke-VIII oleh Pjs. Kasat Binmas Polres Teluk Bintuni kepada peserta sidang secara simbolik, selain itu juga dilakukan penyerahan materi sidang dari ketua Panitia Alex Hattu kepada peserta sidang secara simbolik.

Daniel MD/Kadate

Berikan Komentar Anda