Balik Atas
Soal Dana Bansos,Masyarakat Dukung Bupati Dogiyai Ditahan
 
Pewarta: Redaksi Edisi 24/08/2015
| 1448 Views
emanuel ADII
Emanuel Adii     (Foto:Ist)

Dogiyai,24/08/2015,PAPUALIVES.COM- Salah satu Intelektual dan Pemuda Kabupaten Dogiyai, Emanuel Adii menuturkan ada beberapa sekelompok orang yang mengacaukan situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Dogiyai. Hal itu terlihat jelas bahwa sekelompok orang yang mengatasnamakan tokoh adat ,toko pemuda ,tokoh masyarakat dan lain –lain adalah hanya memperjuangan kepentingan sendiri bukan untuk kepentingan rakyat. Memperjuangkan kepentingan sendiri itu jelas dengan cara membujuk masyarakat kecil untuk ikut terlibat dalam proses dana bansos Dogiyai yang mana saat ini sedang proses hukum lembaga Pengadilan tertinggi di Propinsi.

“ada Cara sekelompok orang yang lakukan adalah mengkampanyekan ke masyarakat-masyarakat untuk semua ikut ambil bagian dalam demo menuntut pihak –pihak wajib untuk dibebaskan Bupati Dogiyai yang mana telah divonis terdakwa. Hal ini memang hanya mengorbankan rakyat kecil,soal dana bansos ada pihak terkait yang menanganang”jelasnya.

Ia juga menjelaskan Selama berjalannya proses mengangkut ,masyarakat banyak yang apresiasi terhadap keseriusan penanganan dana bansos ini kepada pihak –pihak terkait yang menangangi kasus dana bansos tersebut,bahkan Juga banyak masyarakat yang mendukung ketika Bupati ditahan. “ Yang jelas bahwa masyarakat memang mendukung ketika proses berjalan sesuai dengan aturan atau mekanisme yang berlaku .

Jadi,kami yakin pihak –pihak lembaga hukum akan menjalani sesuai aturan. Untuk itu,kepada kelompok –kelompok propokator tak boleh pengaruhi kepada masyarakat yang kecil,demi untuk kepentingan sendiri itu. Ya,kalau mau berjuang untuk kepentingan masyarakat bolehlah,masalah dana bansoskan uang hak rakyat kecil” Ungkap,Eman ,minggu (23/08) di Moanemani Dogiyai

Ditambahkan Emanuel Adii,Sudah jelas bahwa status Bupati Dogiyai sesuai Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jayapura bahwa statusnya menjadi terdakwa dengan nomor register 40/Pid.Sus –TPK/2015/PN Jap an Drs.Thomas Tigi juga sementara menjalani proses Pengadilan untuk vonis selanjutnya,sehingga pihak –pihak yang tidak bertanggungjawab tidak boleh mengacaukan situasi daerah dengan cara tidak benar,seperti mempropokator terhadap public dengan bahasa yang tidak benar. Juga jangan propokator terhadap masyarakat untuk ini itu,karena yang korban adalah masyarakat itu sendiri . Biarlah proses ini jalan sesuai dengan mekanisme hukum yang ada.

“ Kalau sudah tahu posisi Pa Bupati ,pihak lain Tak boleh mempengaruhi rakyat kecillah. Situasi saat ini juga bukan hanya mempengaruhi rakyat namun diantara intelektual Kamu dan Mapai juga jadi propokator.Sehingga,banyak yang bilang si ini mendukung Pa Bupati ,si dia mendukung Pa wakil,kalau memang seperti Dogiyai untuk kedepan mau dibawah kemana? Intelektual itu jangan propokator yang tidak benar,kita perlu menjaga bersama –sama Dogiyai” terkesannya

Tokoh Pemuda ini mengungkapkan sekelompok orang tersebut mengkampanyekan ke masyarakat untuk ikut terlibat dalam demo. Sekelompok juga dirinya mengatasnamakan tokoh ini itu,apakah benar mereka memang benar berjuang rakyat kecil atau mencari kepentingan.

“ Yang paling aneh adalah mereka atasnama masyarakat lalu memimpin demo,sebenarnya mereka adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS ) di Kabupaten Dogiyai. Stop menipu publik,ini hanya mengacaukan situasi saja”tegas Eman.

Untuk itu,menurutnya,selama ini memang masyarakat Dogiyai banyak mendukung ketika Bupati divonis tahanan. Karena apa,pembangunan di Dogiyai macet total tidak berjalan secara maksimal juga hal itu mengangkut bantuan masyarakat (Bansos) .

“Ya harapan rakyat,Bupati segera ditahan rumah tahanan karena pembangunan Dogiyai macet total “ pesannya

Sementara itu,Yoni Iyai tokoh masyarakat menjelaskan permasalahan lain adalah di akhir –akhir ini kemacetan dan belum dijalankan secara maksimal pembangunan karena tugas dan fungsi dari Bupati dan Wakil Bupati belum stabil atau tidak berjalan secara maksimal karena tidak memberikan tupoksi kerja untuk Pa Wakil Bupati Dogiyai.

“ sebenarnya Pak Wakil juga berhak mengatur di daerah itu,karena beliau juga termasuk Pimpinan Kosong dua di Kabupaten Dogiyai bukan Pak Bupati saja. Sehingga perlu pahami tugas dan tupoksi masing –masing “ Tegasnya.

Yoni mengungkap warga Dogiyai secara seluruh mendukung proses hukum mengangkut dana bansos bila Bupati ditahan dirumah tahanan. Karena selama ini Bupati tidak pro terhadapa masyarakat di Dogiyai. Sehingga ,Iyai meminta kepada pihak –pihak lembaga yang menangngani kasus bansos bisa proses sesuai aturan yang benar.

Agus Tebai

Berikan Komentar Anda