Balik Atas
Sudah 44 Kasus KDRT Ditangani P2TP2A
 
Pewarta: Redaksi Edisi 26/08/2016
| 643 Views
kekerasan peremuan  di Timika
Pertemuan Lintas Organisasi Mitra Pelaksana dan P2TP2A atau Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak difasilitas USAID Kinerja Timika (Foto:Wis L)

Mimika,Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kabupaten timika sangat tinggi sudah
44 kasus KDRT sudah ditangani oleh  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Dimana kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sangat tinggi.kekerasan fisik untuk perempuan ada 6 kasus phisikis ada 10 kasus penelantaran rumah tangga,ekonomi ada 11 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan ada 1 kasus.

Menurut ,Putra Devisi hukum dan advokasi dari P2TP2A mengatakan kasus kekerasan dalam rumah tangga masih dianggap masyarakat sebagai aib

“jika dilaporkan dan juga ketergantungan ekonomi kepada pasangan juga yang membuat kasus KDRT masih tinggi.”jelas Putra (22/07) saat pertemuan Usaid Kinerja

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Hartini Sokoy perawat pelaksana konseling puskesmas timika

. “Ketika seorang pasien yang datang berobat dan indikasi KDRT kami konseling terkadang mereka mengatakan Tuhan saja maha pengampun masa kami tidak!”kata Tini.

walau harus menghargai apa yang menjadi putusan pasien tersebut namun tini tetap memberi pengettian bagi pasien tersebut.
Ketergantungan ekonpmi pada pasangan serta anggapan bahwa KDRT merupakan urusan keluarga membuat para pelaku KDRT seakan tidak tersentuh hukum.
Sosialisasi terus menerus tentang peranan dan pendampingan dari P2TP2A akan sangat membantu korban untuk bisa melapor.

KDRT tidak hanya dialami oleh perempuan tetapi juga dialami oleh laki laki dan P2TP2A bukan hanya menangani kasus KDRT terhadap perempuan saja teyapi juga untuk laki laki dan untuk bulan berjalan ini ada satu kasus kekerasan terhadap laki laki yang di tangani oleh P2TP2A.

Wis L

Berikan Komentar Anda