Balik Atas
Sumber Genetik Papua Harus Dilestarikan Secara Optimal
 
Pewarta: Redaksi Edisi 31/01/2016
| 1053 Views
Sekda-Papua-TEA-Hery-Dosinaen-S-IP-MH-Menyerahkan-SK-Pelantikan-Pengurus-Komda-SDG-Papua-kepada-salah-satu-pengurus-di-hotel-Horison-Jayapura-Kamis-28-1-2016-655x360
Sekda Papua, TEA. Hery Dosinaen, S.IP MH menyerahkan SK Pelantikan Pengurus Komda SDG Papua kepada salah satu pengurus di hotel Horison Jayapura, Kamis (28/1/2016) (Foto:Wiyainews)

Jayapura,31/01/2015,PAPUALIVES.COM – Sekretaris Daerah Papua, T.E.A Hery Dosinaen, S.IP MH mengatakan, pengurus Komisi Daerah Sumber Daya Genetik (Komda SDG) Papua yang baru dilantik periode 2014-2019 agar dapat melestarikan dan memanfaatkan secara optimal sumber genetik Papua untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Papua.“Jadi, dengan adanya pelantikan pengurus Komda SDG ini dapat bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata sekda saat melantik pengurus Komda SDG Papua di Hotel Horison Jayapura, Kamis (28/1/2016).

Lebih lanjut, kata Dosinaen, Komda SDG Papua sebagai lembaga daerah yang dibentuk oleh Pemerintah daerah dengan mengutamakan kondisi keplasmanuffan sebagai upaya pelestarian dan pemanfataannya serta kemampuan daerah dalam pengelolaannya.

“Saya berharap Komda SDG dapat mewujudkan pelestarian plasma nutfa Papua dengan baik dan dapat mengkaji pemanfaatan yang dapat diberikan bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah di Papua,” ungkapnya.

Untuk itu, Hery berharap Komda SDG dapat melakukan konsolodasi baik secara vertikal maupun horisontal agar dapat melihat kondisi diatas tanah ini.

“Tentunya bekerjasama dengan semua lembaga-lembaga yang ada di atas tanah ini untuk merumuskan kebijakan dan regulasi daerah untuk bagaimana sumber daya alam bisa dikelola yang bagi bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Selain itu, ujar Sekda, banyak regulasi yang sampai hari ini terkesan hanya mementingkan kepentingan tertentu. Dimana sudah ada dikupling-kupling oleh orang Jakarta, regulasi baik pertambangan dan kehutanan terkesan  regulasi pesanan atau kepentingan dari pusat.

“Papua harus bangkit bagaimana mengelola alam Papua untuk kepentingan rakyat Kita,” tegas alumnus terbaik APDN Yoka itu.

Sekda berdarah Adonara, NTT ini menjelaskan, para pengurus Komda SDG memiliki fungsi penting untuk memberikan masukan dan pertimbangan kepada pengambil keputusan dalam hal pengelolaan SDG, termasuk akses dan pembagian keuntungannya.

“Pembentukan Komda SDG, sebagai upaya menggiatkan ketahanan mandiri pangan,” harapnya.

Karena keanekaragaman sumber daya genetik yang dimiliki Papua merupakan modal kekayaan yang harus dikelola. “Dilestarikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat Papua,” katanya lagi.

Wiyainews.com/Admin

Berikan Komentar Anda
Link Banner