Surga Cemilan di sudut Papua

Pasar Koya, pasar pinggir jalan raya dari Jayapura menuju perbatasan Papua Nugini
Pasar Koya, pasar pinggir jalan raya dari Jayapura menuju perbatasan Papua Nugini     Foto :IST

Top. Justru di Jayapura saya menemukan surga cemilan khas jawa. Namanya Pasar Koya, pasar pinggir jalan raya dari Jayapura menuju perbatasan Papua Nugini. Di sini kita bisa dapatkan hampir segala cemilan khas Jawa yang bisa ditenteng : emping, klanthing, kacang goreng, krupuk, peyek, rengginang. Apapun yang bisa digoreng ada di sini. Pedagang juga memajang aneka jenis buah dan hasil pertanian khas petani jawa : jagung, kacang, nanas, pepaya, pisang, tomat, terung dll. Ramun-ranum.

Sumpah, ini pasar bikin ngiler. Sepanjang perjalanan dari Jayapura, kita hanya akan menyaksikan pemandangan hutan yang tak lagi lebat, perdu, tanah kosong, langit biru. Dan tiba-tiba saja ada sebuah jeda : deretan pedagang pinggir jalan yang menata barangnya dengan tampilan bening, rapi, atraktif, yang memaksa siapapun yang lewat untuk turun dan beli.

Pasar sepanjang 150 meteran ini isinya pedagang dari Jawa Timur, misalnya Banyuwangi. Sepertinya mereka bukan berasal dari gen pedagang cemilan. Melainkan para petani transmigran yang berpikir kreatif mendayagunakan tangan-tangan terampil dan ulet mereka untuk mengolah hasil buminya biar jauh lebih menghasilkan uang ketimbang bila dijual sebagai bahan mentah.

Lima tahun lalu, Pasar Koya masih sepi dan ala kadar. Namun benih sebagai pasar oleh-oleh sudah kelihatan. Kini pasar ini adalah salah satu situs yang wajib diklik dan dikunjungi bila sedang melancong ke Jayapura.

Eko Sulistyanto
Berikan Komentar Anda

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.