BALIK ATAS
Tahun 2018, Pemda Alokasikan Dana Yang Besar Ke Kampung
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 19th Desember 2017
| 469 DIBACA
Suasana Rapat Paripuran DPRD Teluk Bintuni Masa Sidang V Tahun 2017 (Foto:DanielMD/PapuaLives)

Bintuni,Pada tahun 2018 pemerintah daerah (Pemda) Teluk Bintuni dalam rancangan peraturan daerah (Raperda APBD) kabupaten Teluk Bintuni tahun 2018 yang disampaikan Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, Senin (18/12/2017) sore bertempat di ruang sidang paripurna Kantor DPRD kabupaten Teluk Bintuni di Kilometer 6 distrik Bintuni dalam pidato pengantar nota keuangan Raperda APBD Tahun 2018 menyebutkan bahwa Pemda Teluk Bintuni akan mengalokasikan dana yang besar ke distrik-distrik dan kampung-kampung agar dana sebanyak itu mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di kampung, menopang terciptanya kesempatan kerja sehingga akan mengurangi angka kemiskinan di kabupaten Teluk Bintuni.

Hal itu tergambar secara rinci dalam dalam pembiayaan daerah pada APBD Tahun Anggaran 2018 Pemda Teluk Bintuni secara konsisten akan menganggarkan belanja stimulan bagi penciptaan kesempatan kerja melalui program padat karya yang tersebar di 24 distrik dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 24 milyar, serta penguatan kapasitas pengusaha lokal malalui program bantuan hibah modal usaha dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 5 milyar dan juga alokasi anggaran untuk paket-paket masyarakat lokal sebanyak 200 paket dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 20 milyar.

“Melalui program padat karya di tahun anggaran 2017 Pemda dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di 24 distrik yaitu kurang lebih 2.500 peserta padat karya yang tergabung dalam kelompok-kelompok masyarakat (Pokjamas) terdapat 124 Pokjamas yang beranggotakan rata-rata 20 orang.

Adapun yang dikerjakan meliputi pembangunan sederhana dan rehabilitasi dengan mempekerjakan tenaga lokal dan bahan material lokal. Serta kurang lebih 425 pengusaha lokal pemula yang mendapat bantuan hibah modal usaha serta 115 kampung yang mengelola dana desa serta 145 kampung yang mengelola dana pemberdayaan kampung,” ungkap Bupati Kasihiw.

Disebutkan bahwa jika dihitung-hitung secara keseluruhan maka dana yang bergulir di 24 distrik kurang lebih berkisar Rp. 288,5 milyar yang terdiri dari Rp. 24 milyar dana padat karya, Rp. 5 milyar hibah modal usaha, Dana Desa Rp. 93 milyar, alokasi dana pendamping sebesar Rp. 6,5 milyar, dana pemberdayaan kampung Rp. 36 milyar, dan dana yang dikelola di 24 distrik sebanyak 124 milyar.

“Hal yang sama akan dialokasikan anggaran kurang lebih Rp. 290 milyar pada tahun 2018 dana tersebut akan digulirkan di kampung-kampung dan distrik sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak berkembang. Dana sebanyak itu dipastikan akan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di kampung, menopang terciptanya kesempatan kerja dan tentunya akan mengurangi angka kemiskinan di kabupaten tercinta ini,” tutup Bupati Kasihiw.

Daniel MD

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM