BALIK ATAS
Tak Ikutkan UN SD,Pihak Orang Tua Siswa Palang Gedung SD Inpres Bogiyateugi
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 12th Mei 2016
| 590 DIBACA

 

Gedung Sekolah Inpres Bogiyateugi,Pona ,Yang ada berdiri Salah Satu Guru Eneas Anouw. (Foto : Ist )
Gedung Sekolah Inpres Bogiyateugi,Pona ,Yang ada berdiri Salah Satu Guru Eneas Anouw. (Foto : Ist )

Dogiyai – Hingga memasuki Minggu yang kedua ,Gedung Sekolah Dasar (SD) Inpres Bogiyateugi ,Kampung Pona,Distrik Kamuu Selatan,Kabupaten Dogiyai ,memalang pihak orang tua lantaran siswanya tidak diikutkan dalam Ujian Nasional.

Salah satu Guru Sekolah SD Bogiyateugi,Markus W .Dou ,mengatakan pihaknya kaget dengan adanya pemalangan Sekolah disana.Namun ,masalah yang ditemukan di sana adalah 2 siswa yang masih SD Kelas 5 dituntut untuk diikutkan dalam Ujian Nasional oleh pihak orang tua murid.

“Ada oknum – oknum yang sengaja memberitahu ke pihak orang tua siswa ,untuk diikutkan anaknya pada Ujian Nasional ini.Saya sebagai Kepala sekolah pernah sampaikan kepada orang pernah sampaikan kepada orang tua siswanya. Agar mengerti system pendataan secara online yang dilakukan dan kalau siswa masih kelas lima tidak bisa ikut ujian”Kata Kepsek,Kepada Papualives.com beberapa hari lalu,di Moanemani Dogiyai.

Dia mengaku,memang sesuai dengan usulan nama – nama siswa yang bisa ikut ujian sebanyak 11 orang siswa. Inipun didata melalui system online dan manual ditahun 2015,namun yang diusulkan adalah 11 orang siswa.

“jadi yang ikut ujian adalah 11 orang itu. Ini memang usulan saya waktu kepsek jadi yang diluar bilang siswa kelas 6 itu ,tidak betul. Jadi yang dipaksa oleh orang tua untuk ikutkan ujian pada tahun 2016 adalah mereka kelas lima ”tuturnya

Seharusnya ,kata dia, masyarakat serta tokoh pemuda Kampung yang ada disana,lebih mengerti tentang system online dan siswa yang bisa ikut ujian pada tahun.

“Kan saya sudah sampaikan kepada pihak orang tua siswa sebelum mengikuti ujian nama – nama siswa yang ikut ujian. Saya rasa waktu itu orang tua sudah tahu,nama – nama siswa yang akan ikut peserta ujian. Saya minta kepada pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab tak boleh mengebarkan informasi yang tak benar “katanya.

Untuk itu,Dia meminta,agar masyarakat dan pemuda tak boleh berkubu – kubu sehingga ujung – ujungnya menghancurkan sekolah

“Kita sebagai orang yang terpelajar sampaikan kepada orang tua, hal yang benar. Hanya masalah yang tak benar saja bisa korbankan sekolah besar ini” jelas dia.
Sebelumnya,sebanyak 9 orang yang mengikuti Ujian pada tahun 2016 . Dari 9 siswa ini adalah angkatan ke dua setelah angkatan pertama menamatkan 11 orang dengan nilai yang cukup memuaskan walaupun sekolah Kampung dan Guru yang tak memadai.

Kepala Kampung,Melkias Wedeikoto, meminta tidak boleh diantara guru – guru jadikan masalah sehingga akhirnya menjadi sekolah dan anak murid.

“ini memasuki minggu ke dua ,aktivitas belajar mengajar tidak berjalan maka saya minta guru – guru tetap berjalan.Kalau ada masalah antara guru – guru atau guru dengan warga disana,mari selesaikan secara internal”katanya.

Sementara,Eneas Anou,Kepsek Baru SD Bogiyateugi mengatakan terkait pemalangan SD ,pihaknya akan berkordinasi dengan warga setempat.

“Saya memang dapat laporan dari warga disana bahwa SD sudah palang akibat tidak diikutkan. Saya sementara keluar daerah maka soal ini kita akan cari tahu kebenarannya,apakah masalah ini memang benar atau tidak”katanya,melalui Via Selulur ketika Jubi dikonfirmasih.

Ia mengaku ,dirinya baru mendapatkan Nota Tugas Kepala Sekolah untuk menjalankan aktivitas belajar mengajar.

“saya baru dipercayakan sebagai Kepsek disana,sehingga masalah yang terjadi ini ,saya belum tahu persis karena usulan nama – nama siswa itu dari Kepsek lama. Sehingga,saya sebagai Kepsek baru akan kumpulkan masyarakat disana dan akan cari tahu letak permasalahannya”kata dia.

Anthon Degei,selaku Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Dogiyai,mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan guru – guru disana dan akan lansung turun dilapangan .
“Kita akan turun lapangan ,cari tahu masalahnya”katanya.

AGUS TEBAI

 

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM