Balik Atas
Terkait Dana Tugas Akhir, Mahasiswa Paniai Diminta Jangan Terprovokasi
 
Pewarta: Redaksi Edisi 28/11/2018
| 339 Views

 

Ketua Ipmanapandode-Joglo, Tiyopigu M Kudiai (Foto:Dok Pribadi)

Yogyakarta,Masyarakat Paniai jangan mudah terprovokasi dengan isu adanya dugaan korupsi yang dilakukan oleh beberapa orang penting di Pemerintahan Paniai, yang akhir-akhir ini hangat dibicarakan di khalayak mahasiswa Paniai se- Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Ketua Ikatan Pelajar dan mahasiswa Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai Yogyakarta-Solo (Ipmanapandode-Joglo) Tiyopigu M Kudiai kepada media ini melaui pers rilis yang diterima , Selasa (27/11/2018) kemarin.

“Hak Pelajar dan Mahasiswa Paniai harus dijawab dan jangan bangun isu yang tidak-tidak kepada kalangan masyarakat yang tak tahu apa-apa terkait persolan ini, dan jangan intimidasi kawan-kawan kami yang melakukan aksi demo di Kantor Bupati Paniai belum lama ini,” jelasnya.

Menurutnya ini bukan soal mengampil perang antar masyarakat Paniai Timur, Paniai Barat, utara maupun selatan tetapi ini hak pelajar dan mahasiswa yang harus diindahkan oleh pemda setempat.

“Hal ini saya sampaikan karena, saya dapat informasi bahwa ada oknum-oknum yang membela (JP) kemudian mengancam teman-teman kami pelajar dan mahasiswa Paniai se- Indonesia yang melakukan aksi protes dengan demo damai beberapa waktu lalu, serta menyebarkan isu yang tidak benar kepada masyarakat, padahal masalah ini antara mahasiswa dan Pemda Paniai,” katanya.

Sesuai informasi yang tersebar kata Tiyopigu, saat bahas masalah Dana Tugas Akhir dan Pemondokan untuk Pelajar dan Mahasiswa Paniai se- Indonesia di depan kantor Bank Papua, Paniai, Motor milik Anselmus Gobai, sebagai koordinator aksi dibawah lari oleh beberapa orang yang diduga memihak kepada oknum (JP) dan sampai saat ini belum dikembalikan.

“Dikatan juga bahwa dengan terang-terang oknum yang memihak JP, jika JP masuk penjara maka akan kami balas kepada ambil kepala Anselmus Gobai dan dua kerabat lainnya (FN) dan (YG). Ini aneh sekali, sudah melakukan kesalahan mala masih membelah kepada yang melakukan kesalahan. Salah tetap salah,” tegas Kudiai.

Terkait hal itu John NR Gobai Anggota DPR Papua Dapeg Meepago ketika konfirmasi media online papualives.com menyatakan Pemda paniai harus dapat menjawab ini Kebutuhan tiap tahun mahasiswa sehingga harapannya dana otsus bisa diakomodir.

“sehingga dana otsus harusnya bisa akomodir karena ada dana pendidikan disana”harap Gobai.

Weyambur

Berikan Komentar Anda