Balik Atas
Tiga Orang Tukang Ojek di tembak OTK di Sugapa
 
Pewarta: Redaksi Edisi 26/10/2019
| 116 Views
Salah satu tukang Ojek yang ditembak mati sedang berada di rumah sakit (Foto:Rilis/PapuaLives)

Intan Jaya,Pada hari jumat kemarin 25 oktober 2019 sekitar pkl 17.00 wit sekitar Pkl. 11.00 Wit terdapat 3 (tiga) orang tukang ojek dari Distrik Sugapa Kab. Intan Jaya menuju Kp. Pugisiga Distrik Hitadipa telah dibunuh menggunakan senjata api oleh OTK yang diduga kelompok TPN/OPM Hal itu dilaporkan kepada media ini melalui rilis pers dari  Sugapa pada (26/10/2019) pagi tadi.

Menurut Informasi yang diterima dari ketiga nama ketiga orang tukang ojek tersebut :
a.Nama :Herianto
Ttl. : Lokae 16:07:1987
jenis Klamin : Laki-Laki
Agama : Islam
Status :Kawin
Umur : 31Thn
Suku : Bugis

b.Nama. :La Soni
Umur : 27 Thn
Jenis Klamin :Laki-Laki
Agama :Islam
Status :Kawin
Suku :Buton
c.Nama :Rijal
Umur : 31 Tahun
Agama :Islam
Status :Kawin
Suku : Makassar

Kepada media ini dilaporkan Kronologis Singkat Kejadian tersebut bermula pada 25 Oktober 2019 sekitar Pkl. 10.00 Wit ketiga tukang ojek (korban) mengangkut penumpang dr Distrik Sugapa menuju ke Kampung Pugisiga.

Pukul 11.00 Wit Sertu (Purn) Titus Kobogau (Caleg DPRD Intan Jaya terpilih/mantan angt Kodim 1705/PN) menjemput seorang Gembala Gereja Kingmi Hitadipa yg dihadang dan ditodong oleh sekelompok orang menggunakan senjata laras panjang di Kp. Pugisiga.
Selanjutnya Sertu (Purn) Titus Kobogau bersama Pak Gembala menuju ke Dist. Sugapa utk melaporkan kejadian tsb kepada Bupati Intan Jaya, Bpk. Natalis Tabuni. Sepanjanh dalam perjalanan, Sertu (Purn) Titus Kobogau menyuruh setiap Ojek yg ditemuinya di jalan utk kembali ke Sugapa mengingat adanya sekelompok org bersenjata di Kp. Pugisiga.

Pukul 11.30 Wit Sertu (Purn) Titus Kobogau tiba di rumah dinas Bupati Intan Jaya di Kp. Bilogai dan langsung melaporkan kejadian penghadangan gembala tsb serta melaporkan adanya informasi bahwa ada tukang ojek yang ditembak oleh sekelompok org bersenjata kepada Bupati Intan Jaya.

Pukul 12.30 Wit Bupati mengumpulkan Aparat TNI/Polri, Ketua DPRD Intan Jaya dan beberapa ASN Intan Jaya untuk memgadakan pertemuan guna membahas adanya kejadian tsb dan adanya Info bahwa ada tukang ojek yang ditembak oleh sekelompok orang bersenjata tslersebut. Dari pertemuan tsb akhirnya ditunjuk 4 orang untuk mengecek kebenaran adanya tukang ojek yg dibunuh oleh sekelompok org bersenjata di Kp. Pugisiga Dist. Hitadipa. Keempat org tsb adalah sbb :

1) Sertu (Purn) Titus Kobogau.
2) Andarias Kobogau (Pendeta Hitadipa)
3) Pater Yogi (Pastor Titigi-Hitadipa)
4) Kornelius Kobogau (Camat

Pukul 13.35 WIT, keempat orang tersebut berangkat menuju kampung Pugisiga Dist. Hitadipa.

Pukul 13.40 WIT, Sertu Syamsul /Ba Ramil 1705-11/Sugapa, Wakil Ketua Ikatan Ojek Sugapa (Persatuan Ojek Kab. Intan Jaya) diberikan pengarahan oleh Bupati Intan Jaya untuk mendata dan mengabsensi semua anggota ojek.

Pukul 17.00 WIT bertempat di Makoramil 1705-11/Sugapa dilaksanakan apel pengecekan tukang ojek. Dari hasil pengecekan tsb baru diketahui bahwa terdapat 3 orang Tukang ojek yang belum kembali ke Sugapa. Setelah itu hsl pengecekan tsb dilaporkan kepada Bupati Intan Jaya.

Pukul 18.00 WIT bersamaan dengan aparat TNI/Polri berkumpul di kediaman Bipati Intan Jaya, Pastor Yogi menghubingi Bupati Intan Jaya Via Telp Selular untuk melaporkan bahwa telah didapatkan 3 org Tukang Ojek dalam keadaan MD terkena tembakan di Kp. Pugisiga Dist. Hitadipa. Setelah mendapat laporan tsb, Bupati Intan Jaya menunjuk Ketua DPRD Intan Jaya (Bpk. Melianus Belau) beserta 4 org masyarakat dengan menggunakan 2 kendaraan roda empat utk menjemput ketiga jenazah ojek tsb yg pd saat itu sudah dibawa oleh masy dr Kp. Pugisiga ke Kp. Kulapa Dist. Hitadipa.

Pukul. 19.00 WIT Ketua DPRD Intan Jaya beserta 4 orang berangkat menuju Kp. Kulapa untuk mengambil jenazah.

Pukul 20.15 WIT Jenazah ketiga org tukang Ojek yg dibawa oleh Ketua DPRD Intan Jaya beserta rombongan tiba di Puskemas Sugapa.

Langkah yang diambil sbb :

a. Melaporkan kejadian tsb ke Komando atas.

b. Koord dengan Polres Paniai untuk Menyiagakan seluruh anggota TNI/Polri yang berada di Intan Jaya.

c. Koord dengan Pemda Intan Jaya dan Polres Paniai utk menentukan tindakan selanjutnya dalam menangani ketiga jenazah.

Dari informasi yg didapatkan, dimungkinkan bahwa kelompok orang bersenjata yg berada di Kp. Pugisiga Dist. Hitadipa tsb merupakan KSB dari Kab. Puncak yang akan menuju ke daerah Tembagapura dan Timika.

KSB yang berada di Kp. Pugisiga tersebut dalam jumlah besar dan informasinya bahwa membawa sebanyak senjata api laras panjang.

Rencana selanjutnya untuk penanganan Jenazah tersebut menunggu hasil koordinasi antara Pemda Intan Jaya dengan jajaran Aparat TNI/Polri yang berada di Kabupaten Intan Jaya.

Berikan Komentar Anda