BALIK ATAS
Ular Piton Bisa Dijinakkan, Jadi Teman yang Baik
PEWARTA: Redaksi PAPUALIVES.COM 9th Desember 2017
| 779 DIBACA
Ular piton di pegang, pawang ular piton asal Makassar, di Taman Kota Bintuni (Foto:DanielMD/PapuaLives)

Bintuni, Ular piton yang kelihatannya menakutkan itu rupanya bisa dijinakkan dan dijadikan teman yang baik.

Di Papua jenis ular piton cukup banyak. Dan lebih banyak dimusnakahkan atau dimasukkan dalam panci untuk dimakan. Padahal piton itu bisa dijinakkan tanpa menggunakan ilmu tetapi hanya menggunakan perasaan kasih sayang, maka piton itu bisa jinak dan menjadi teman yang baik.

“Makanya saya membawa reptil khususnya ular piton ke Bintuni untuk membuktikan kepada masyarakat di Bintuni bahwa piton itu bisa dijinakkan dan menjadi hewan piaraan di rumah dan bahkan menjadi teman yang baik. Ular piton itu tidak memiliki bisa tetapi memiliki lilitan yang sangat kuat.

Ular piton yang saya bawah ini namanya Hasni sudah berusia 3 tahun dengan panjang 3 meter 10 centi dan masih ada yang lebih besar dan lebih panjang dari piton ini,” tutur Mustafa, pawang ular piton asal Makassar, di Taman Kota Bintuni, Selasa (5/12/2017).

Dikatakan bahwa dirinya baru 1,5 tahun berada di kota Bintuni dan keinginannya mengadu nasib di Bintuni yaitu selain mencari kerja juga untuk membangkitkan komunitas pecinta reptil di Bintuni khusunya pecinta piton.

“Keinginan saya ke Bintuni yaitu untuk membangkitkan komunitas reptil kalau di Makassar komunitas reptil itu sudah jalan. Kalau di sini saya lebih dulu akan mencari dukungan dari Kehutanan bagaimana bertukar pikiran dengan mereka seperti yang kami lakukan di Makassar dimana kita harus mempunyai ijin karena piton ini merupakan satwa apendix satu yaitu satwa yang paling dilindungi yaitu khusus spesies piton molurus.

Jangan takut dengan satwa piton seperti ini selagi masih ada yang mau memperkenalkan bagaimana caranya piton itu bisa dekat. Sebab piton ini dijamin bisa dijinakkan dan ini buktinya.

“Kalau ini piton asal Makassar. Dan saya juga pernah menjinakkan piton dari Papua yang jenisnya Olif yang banyak ditemukan di Sorong, Bintuni dan Manokwari,” sebutnya.

Daniel MD/Kadate

 

Berikan Komentar Anda
PASANG IKLAN PAPUALIVES.COM