Scroll to Top
Upaya Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS, Puskemas Kotaraja bersama YHIP Gelar Mobile VCT
Posted by Redaksi on 29th Juli 2018
| 196 views
Ilustrasi Pemerikasaan VCT (Foto: IST)
Jayapura,  Yayasan Harapan Ibu Papua (YHI-P) Papua bersinergi bersama Puskesmas Kotaraja, melakukan mobile VCT di salah satu asrama putri yang ada di Kota Jayapura, Kamis (26/7/2018)
“Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS. P2HA ini merupakan kegiatan sekian dari beberapa kegiatan mobile VCT yang telah dilakukan sebelumnya bersama beberapa PKM. Hal itu disampaikan koordinator program Hiswita Pangau via WhatsApp-Nya kepada media online papualives.com dari Kota Jayapura.
Lanjutnya, diawali dengan sosialisasi HIV-AIDS dan IMS untuk memberi pemahaman kepada penghuni asrama tentang pencegahan dan penularan HIV. Selanjutnya diskusi bersama, dimana setiap orang diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi informasi seputar HIV.
Diskusi seputar stigma dan diskriminasi menjadi penting karena asrama merupakan tempat tinggal para mahasiswa/I sehingga di harapkan setiap orang bisa mengetahui status HIV/AIDS yang dapat terdeteksi orang lain serta manpu memberikan pemahanan positif kepada teman lain pula agar bisa terhindar dari penyakit mematikan yang tak ada harapannya itu menjadi materi yang wajib diberikan.
Dua pemeriksaan yang dilakukan sekaligus yaitu untuk HIV dan Sifilis. Dan dari 13 orang yang di periksa, 3 orang positif sifilis (23%), 2 orang terinfeksi HIV (15%), dan salah satu dari 2 orang yang terinfeksi HIV juga positif sifilis. Angka ini, bukan sekedar angka, melainkan begitu tinggi untuk temuan kasus HIV dan IMS.
“Hasil ini patut menjadi perhatian bersama, tidak cukup hanya dengan berfokus pada kelompok-kelompok tertentu. Apalagi saat ini, Kota Jayapura berada dalam urutan kedua tertinggi setelah Kabupaten Nabira untuk jumlah kasus HIV-AIDS per 31 Maret 2018 dengan jumlah kasus 6007,”ungkapnya
Menurut dia, disisi lain perlu adanya pengawasan di asrama-asrama agar asrama benar-benar di manfaatkan sesuai dengan fungsinya. Karena, dari hasil pantauan, di area sekitar asrama ada begitu banyak tumpukan botol minuman keras serta kurang terurus dengan baik.
“Memang tidak semua asrama demikian, karena ada asrama yang memang benar-benar dikelola dengan baik. Sehingga di harapkan semua asrama benar-benar menjadi tempat huni yang aman dan nyaman bagi mahasiswa/I,”tuturnya.
Penanggulangan HIV tidak cukup pada ketegori resiko tinggi atau kelompok tertentu saja namun Papua sudah masuk pada populasi umum yang sudah pada seharusnya semua program menyasar pada kalangan masyarakat umum.
Peran serta pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi hal penting untuk mendukung program getting to three zero, yaitu :
1. Zero New Infection, menurunkan jumlah kasus baru HIV serendah mungkin.
2. Zero AIDS Related Deaths, menurunkan serendah mungkin angka kematian AIDS
3. Zero Discrimination, menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap pasien HIV AIDS.
Dirinya diharapkan, semua program P2HA dapat berjalan dengan baik, dan setiap orang memiliki kesadaran kritis untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan.
Christian Degei

 

Berikan Komentar Anda