Balik Atas
Wakasad TNI Tutup TMMD 2017 di Wilayah Kodim 1705/Paniai
 
Pewarta: Redaksi Edisi 03/08/2017
| 738 Views
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letnan Jendral (Letjen) TNI, Hinsa Siburian (Foto:Munir/PapuaLives)

Nabire – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (WAKASAD),  Letjen TNI Hinsa Siburian, menutup secara langsung kegiatan, Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 99 tahun 2017 di Wilayah Kodim 1705/Paniai, tepatnya di Kampung Bomopai Distrik Yaro, Rabu (2/8/2017).

Dalam amanat Kepala Staff Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Mulyono, yang dibacakan (WAKASAD), Hinsa Siburian mengucapkan terima kasih atas kerjasama para prajurit TNI, Pemerintah Daerah (Pemda) Nabire dan segenap komponen masyarakat dalam mensukseskan TMMD ke-99 tersebut.

Lanjutnya, kebersamaan tersebut merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa pada masa sekarang, termasuk membantu pemda mempercepat pembangunan daerah, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu tentu untuk memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara,” kata KASAD dalam amanatnya.

Oleh karena kata dia, sebagai KASAD selaku penanggung jawab Operasional TMMD mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan TMMD ke 99.

“Keberhasilan TMMD ini dirasakan sangat baik oleh masyarakat dan pemda, sehingga mereka meminta agar kegiatan TMMD tersebut ditambah,” ungkapnya.

Masih dalam amanat tersebut, berdasarkan keinginan masyarakat itulah maka pada T.A 2017, terjadi perubahan program TMMD, yang semula dua kali dalam setahun menjadi tiga kali dalam setahun.

“Hal itu sesuai Surat Menteri Dalam Negeri RI kepada gubernur serta bupati/walikota nomor 140/174/SJ tanggal 16 Januari 2017,” katanya.

Sementara itu dalam laporan pelaksanaan kegiatan TMMD ke 99 tahun 2017, Kodim 1705/Paniai dengan sasaran pembangunan satu Unit Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) wilayah III Papua dengan jemaat Karmel, Bomopai Klasis Kegata, Kampung Bomopai, Distrik Yaro, Nabire.

Bangunan gereja ini berukuran 10 x 25 meter persegi dengan luas tanah 50 x 100 meter persegi dan didanai langsung Pemda Kabupaten Nabire melalui dana swakelolah, dalam waktu pelaksanaan 4 Juli s.d 2 Augustus 2017.

Selain itu dalam kegiatan TMMD tersebut ada kegiatan non fisik yang dilakukan, yakni berupa penyuluhan hukum, penyuluhan pertanian, penyuluhan Kamtibmas, wawasan kebangsaan, pengobatan dan khitanan massal.

Munir

Berikan Komentar Anda