Warga Yerisiam Menolak Penambahan Areal Plasma PT Nabire Baru

RAPAT YERESIAM PT NABIRE BARU
Pertemuan dengan masyarakat Sub Suku Akaba dan sejumlah masyarakat Yerisiam Gua di kampung sima distrik Yaur Nabire (Foto:Jhon)

Nabire,09/02/2016,PAPUALIVES.COM –Yerisiam Gua,Kampung Sima,Distrik Yaur,Kabupaten Nabire-Papua : Siang 07/01/2016 pukul 15:12 WP,Koperasi Mansirei/Sub Suku Akabat,Salah Satu Sub Suku Dari Suku Besar Yerisiam Gua ,bersama perusahaan PT.Nabire Baru, melakukan pertemuan dengan masyarakat Sub Suku Akaba dan Sejumlah masyarakat

Pertemuan tersebut adalah tentang rencana PT.Nabire Baru, melakukan penambahan areal Plasma untuk sub suku Akaba, yang areal penambahan tersebut direncanakan pada areal

“Dusun Sagu Keramat, Jarae dan Manawari” Dalam pertemuan tersebut, Keluarga besar Sub Suku Akaba dan Seluruh masyarakat kampung sima, melakukan protes dan penolakan tentang rencana penambahan areal di dusun sagu keramat tersebut luas arealnya 5000 HA.

Adapun penolakan tersebut oleh sub suku akaba dan seluruh masyarakat kampung sima karena; areal

“Dusun Sagu Keramat, Jarae dan Manawari” adalah dusun dimana tempat Peradaban Orang Yerisiam Gua ,Cerita Kuno: Seluruh Orang Yerisiam Gua Dilahirkan Oleh Sagu Tersebut.

“Sudah cukup kami tak akan tambah-tambah areal lagi kepada perusahaan siapa lagi, apalagi bongkar dusun sagu, mo…plasma ka…mo…pabrik ka…mo apakah…sudah cukup…Nanti moyang dong kutuk tong mati semua”. Tegas Melianus Yarawobi Ketua Marga Sub Suku Akaba dalam pertemuan tersebut.

Dalam Kesempatan yang sama Tokoh pemuda Yerisiam, Agus Henawi, mengatakan; “Lahan yang ada saja,yang perusahaan buka saja tong tra dapat apa-apa, baru mau tambah areal, trus mau bongkar tong punya orang tua yang melahirkan tong semua ni…weh…lebih baik bunuh tong saja,dari pada mau bongkar dusun sagu keramat tu… Dalih PT.Nabire Baru untuk membongkar areal tersebut. katanya.

menurut mereka untuk penambahan plasma bagi sub suku Akaba, karena areal sub suku Akaba tak mencukupi untuk areal plasma.

Pertemuan tersebut berakhir dengan kesepakatan Sub Suku Akaba dan seluruh masyarakat kampung sima, yang adalah bagian dari cerita kuno Dusun Sagu tersebut, Menolak dengan tegas penambahan areal plasma di areal dimaksud.

Rencananya sikap tersebut akan di tuangkan didalam Surat sikap bersama dan ditandatangani oleh Sub suku waoha dan seluruh masyarakat Yerisiam Gua, yang asal muasal dari cerita kuno dusun sagu tersebut, dan akan diserahkan oleh Kepala Sub-Sub Suku dan Kepala Suku Besar Yerisiam Gua, pada hari Rabu, 10/02/2016 kepada PT.Nabire Baru dan pihak terkait.

Sekedar informasi areal Sub Suku Akaba yang dikerjakan oleh PT.Nabire Baru, seluas 6000 HA dari luas total areal 10.000 HA.

Areal ini diduga dikerjakan Oleh PT.Nabire Baru tampa ada Ijin Amdal dan IUP. Luas total areal Suku Besar Yerisiam Gua, Kampung Sima,Distrik Yaur, data dari peta HPH Jathi Darma Indah yang tahun 1999 mengerjakan perambaan hutan adalah; 53.000 HA.

Sedangkan hingga kini pemetaan wilayah masyarakat yerisiam gua, belum ada, hal inilah yang menjadi celah bagi PT.Nabire Baru, dalam melakukan pembukaan lahan dan melakukan manipulasi terhadap masyarakat adat.

Roberthino Hanebora

 

Berikan Komentar Anda

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.