Akan Buka Layanan HD, Pernefri Akui Tim RSUD Nabire Solid

dr. Ita Murbani.Sp.PD K-GH Perwakilan Pernefri ketika memberikan keterangan pers belum lama ini di Nabire (FotoFrans/PapuaLives)

NABIRE – Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) beberapa waktu lalu melakukan visitasi ke BLUD RSUD Kabupaten Nabire dalam rangka mempersiapkan fasilitas pelayanan baru berupa instalasi pelayanan cuci darah Hemodialisa (HD) yang dapat melayani masyarakat yang berada di Kabupaten Nabire dan beberapa Kabupaten lainnya di wilayah adat Mee-Pago.

dr. Ita Murbani.Sp.PD K-GH Perwakilan Pernefri ketika melakukan visitasi. Pihaknya  mengakui bahwa Provinsi Papua harus mempunyai  layanan Hemodialisis yang lebih banyak.

” Saya terkesan sekali dengan Tim dari rumah sakit Nabire. Karena saya  lihat mereka saling mendukung terutama , Timnya  sangat solid , baik dari dokter penyakit dalam  , dari dokter bedah , dokter klink, dokter radiologi dan juga penunjang lainnya terutama para perawat , timnya ini betul-betul tim yang siap memajukan rumah sakit terutama dalam pengembangan rumah sakit umum Nabire.” kata dr.Ita ketika ditemui media.

Direktur RSUD Nabire, dr Andreas Pekey, Sp.PD (baju biru) ketika bersama dr. Ita Murbani.Sp.PD K-GH (batik) perwakilan Pernefri ketika melakukan Visitasi dalam rangka rencana pembukaan pelayanan  cuci darah di RSUD Nabire (Foto:Frans/PapuaLives)

Pihaknya juga mengakui Tim BLUD RSUD Nabire siap mendukung rumah sakit , terutama dukungan dari Direktur RSUD yang berkomitmen yang kuat dan bagus untuk pengembangan rumah sakit.

” Karena kita mempunyai geografis yang begitu sulit , Saya kagum terutama gedung dan fasilitas rumah sakit ini, sangat bagus , fasilitasnya tersedia dan ruanganya sangat luas , ruang RO dan juga ruang penunjang lainnya.” tutur dr.Ita ketika ditemui awak media.

Sementara itu, Direktur BLUD RSUD Nabire, dr Andreas Pekey, Sp.PD mengatakan sebagai OPD teknis pihak Pemerintah dalam hal ini RSUD Nabire bekerjasama dengan Pernefri dalam hal ini akan melihat sekaligus memberikan surat ijin. Sehingga apa yang menjadi masukan akan disiapkan.

” Sehingga apa yang menjadi masukan dari Pernefri akan kami akan persiapkan, sehingga dalam waktu mungkin tidak terlalu lama, kita bisa memulai untuk uji coba pelayanan HD ini. Sehingga kedepan masyarakat-masyarakat tidak perlu lagi di rujuk ke Jayapura ataupun kemana-mana.” kata dr. Andreas  kepada media ini.*

Berikan Komentar Anda