Asosiasi Bupati Mee-Pago Sepakat PSBB di Wilayahnya

Para Bupati Asosiasi Mee-Pago ketika melakukan rapat bersama keputusan mengenai langkah-langkah penanganan COVID-19 di wilayah Meepago (Foto:Andre/PapuaLives)

Nabire,Dalam rangka pencegahan dan penanganan virus Corona (Covid-19) di wilayah adat Mee-Pago. Maka Asosiasi Bupati Wilayah Mee-Pago menyepakati kesepakatannya melalui surat Edaran Nomor: 003/ABM/V/2020 tentang kesepakatan bersama Asosiasi Bupati wilayah Mee-Pago. Pelaksanaannya dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam rangka pencegahan ,pengendalian,dan penanggulangan di wilayahnya.

Asosiasi Bupati Meepago yang juga adalah Bupati kabupaten Nabire dan dihadiri oleh para Bupati dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah wilayah Meepago, para Kepala Dinas Kesehatan,. Gugus Tugas COVID-19, tokoh agama dan tokoh masyarakat dari masing-masing kabupaten di wilayah Mee-Pago, serta memperhatikan penyebaran Covid-19 di wilayah Mee-Pago serta kesiapan pemerintah daerah di wilayah Mee-Pago, maka kami yang bertanda tangan di bawah ini, bersepakat:

1.Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah Mee-Pago Dilaksanakan dengan Memperhatikan:

a.Undang Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua, Pasal 56.
b.Undang Undang Republik Indonesia. Nomor 6 Tahun 2018. Tentang. Kekarantinaan Kesehatan.
c.Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
d.Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
e. Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No.13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona di Indonesia.
f. Kesepakatan Bersama Gubernur Provinsi Papua bersama Para Bupati/Wali Kota se• Provinsi Papua Tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Pandemik Covid-19 di Provinsi Papua.
g. Kesepakatan Bersama Asosiasi Bupati Meepago Tanggal 16 April 2020 di KM 10, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire Tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah Meepago.

2. Melakukan Pencegaban, Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disease
2019 (COVID-19) di wilayah Meepago Dilaksanakan dengan: ·
( 1) Melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah Meepago terhitung mulai dari, Senin 11 Mei 2020 sampai dengan 24 Mei 2020.
(2) Berkenaan dengan PSBB sebagaimana dimaksud pad.a nomor 1 di atas, maka seluruh akses masuk di wilayah Meepago baik melalui darat, luat dan udara serta seluruh aktivitas di wilayah Meepago DITUTUP TOTAL dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Seluruh masyarakat wilayah Meepago waj ib tinggal di rumah masing-masing, tidak diizinkan melakukan kunjungan kepada siapa pun atau aktivitas apa pun di luar rumah, kecuali dalam kondisi darurat dan pergi ke kebun masing-masing.
b. Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dizinkan melintas dengan catatan mobil pengangkut BBM ditumpangi oleh satu sopir dengan satu pembantu sopir atau kondektur dengan wajib membawa surat jalan dari Bupati dan surat keterangan dari dokter yang telah ditandatangani dan berstempel basah yang isinya menyatakan bahwa yang bersangkutan telah melakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif.
c. Tim Medis yang membawa alat kesehatan dan pasien dalam situasi darurat dengan wajib membawa suratjalan dari Bupati dan surat keterangan dari dokter yang telah ditandatangani dan berstempel basah yang isinya menyatakan bahwa yang bersangkutan telah melakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif.
d. Aparat keamanan (TNI dan Polri) dizinkan melintas dalam sutuasi darurat atau kondisi tertentu yang membutuhkan aparat keamanan dengan wajib membawa surat jalan dari Bupati dan surat keterangan dari dokter yang telah ditandatangani dan berstempel basah yang ismya menyatakan bahwa yang bersangkutan telah melakukan rapid test dan has ilnya non-reaktif
e. Bank dizinkan beroperasi secara terbatas mulai Pukul 08.00 WIT sampai dengan
12. 00 WIT untuk pe]ayanan transaksi pemerintah daerah masing-masing kabupaten dan Gugus Tugas Covid-19 serta pelayanan transaksi dalam kondisi darurat.
f. Seluruh pelayanan kesehatan di Puskesmas, Apotek, dan Rumah Sakit Umum
Daerah kabupaten masing-masing tetap dibuka seperti biasa dan melakukan pelayanan dengan tetap memperhatikan standar operasional penanganan Covid-19.
g. Bersepakat menutup Posko di KM 100 Jalan Trans Nabire-Ilaga dan akan dipindahkan ke .KM: 39 Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire serta akan menambah satu Posko di Kampung Ugapuga, Distrik Kamu Timur, Kabupaten Dogiyai h. Bagi masyarakat yang menunjukkan gejala-gejala bersin, batuk, flu, badan lemas, disertai sesak nafas selama masa PSBB dan telah memiliki riwayat konta.k erat dengan pasien Covid-19 agar segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat atau di Posko Gugus Tugas Covid-19 di kabupaten masing-masing.
Seluruh masyarakat di wilayah Meepago wajib berada di tempat masing-masing dan wajib melakukan aktivitas berkebun, betemak di masing-masing rumah dan masing-masing kebun untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan dan krisis keuangan akibat pandemi Covid-19.

3. Jim Gugus Tugas Covid-19 dan Aparat Keamanan (TNI dan Polri) agar melakukan pengawasan dan penertiban serta
melakukan penegakkan hukum bagi pelanggar Surat Edaran ini sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

4. Keputusan bersama ini akan ditinjau kembali setelah 14 hari PSBB ini diberlakukan.

Berikan Komentar Anda