Bukan OAP, HMP-BD se-Jayapura Dukung Masyarakat Menolak Kepala Distrik Mindiptana

Penggurus HMP-BD se-Jayapura ketika menggelar jumpa pers terkait penolakan kepala distrik Miniptana. (Foto: Minggi/PapuaLives)

JAYAPURA sejayapura , Himpunan Mahasiswa/I Pelajar Kabupaten Boven Digoel (HMP-BD) se-jayapura mendukung aksi masyarakat menolak kepala Distrik Midiptana bukan orang asli Papua (OAP) dilantik 17 mei 2022 lalu itu.

Ketua Umum HMP-BD se-Jayapura, Bavo Valenditi Eperi mengatakan, aksi protes dan dengan demo damai yang dilakukan oleh masyarkat,pelajar dan mahasiswa ini merupakan fakta bahwa dengan tegas menolak oknum pejabat itu.

Bacaan Lainnya

“ Dengan tegas kami pun mengambalil sikap menolak oknum pejabat yang juga merupakan Non-Orang Asli Papua(OAP) untuk memimpin di distrik Mindiptana kabupaten Boven Digoel” kata Bavo dalam jumpa pers, Kamis [ 02/05/2022] siang.

Bavo juga menjelaskan menurut UU Otsus secara tidak langsung tertuang dalam pasal I Otsus jilid II menyampaikan otonomi khusus adalah kewenangan khusus yang diakui dan diberikan kepada provinsi Papua.

“Kalau dilihat kembali berarti sebelumnya masyarat sudah menentukan seorang calon distrik yang sudah di serahkan kepada pemerintah daerah tetapi pemerintah daerah mengabaikan tanpa mengindahkan”jelasnya.

Ditempat sama, Aloysius Teurop selaku Sekretaris menyampaikan  pada hari pelantikan bukan orang yang dipilih masyarakat.

”  Bukan berasal salah satu dari lima suku asli yang ada di distrik Mindiptana.  tetapi orang luar maka dari itu kami juga mendukung masyarakat.”tukasnya.

Sesuai informasi dihimpun media bahwa organisasi HMP-BD se-Jayapura juga meminta kepada Bupati segera merespon dengan memutasi oknum pejabat telah dilantik ke tempat  penduduknya multi etnis.

Berikan Komentar Anda

Pos terkait