Dialog KKR Bermazmur, Transformasi terjadi dan PON Papua Sukses

Suasana Dialog Eksklusif Publikasi Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Papua dengan tema “Papua Bermazmur, Tranformasi Terjadi,PON XX . (Foto: Redaksi/PapuaLives)

JAYAPURA- Pada hari Rabu tanggal 30 Juni 2021, bertempat di Kediaman Kapolda Papua telah dilaksanakan kegiatan Dialog Eksklusif Publikasi Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Papua dengan tema “Papua Bermazmur, Tranformasi Terjadi, PON XX Tahun 2021 Sukses”.

Hadir sebagai Narasumber yakni Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.IK, Kordinator Jaringan Damai Papua Pastor John Bunay Pr, Ketua PGGP PDT. M.P.A. Maury, S.Th, Ketua Harian PB PON XX Papua Tahun 2021 Dr. Yunus Wonda SH., M.H dan dipandu pembawa acara Cindy Kowaas.

Kapolda Papua dalam kesempatannya mengatakan, untuk memulai suatu acara perlu adanya persiapan termasuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia yang telah diberi kepada kita khususnya masyarakat di tanah Papua. KKR ini merupakan ibadah untuk memulai atau menyukseskan pelaksanaan PON XX tahun 2021.

Tema diambil dari Ayat Firman Yesaya 60 : 1 “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemudian Tuhan terbit atasmu. Maksud dan tujuan diselenggarakan KKR ini adalah untuk menyatukan anak Allah di papua guna menyamakan tekat dan visi untuk memastikan PON XX Papua dapat berjalanan dengan aman, lancar dan sukses.

Polda Papua tidak terpisah dalam kegiatan PON XX Papua ini yakni sebagai penanggung jawab keamanan. Kami terus memberi dorongan dan saya mengajak semua masyarakat Papua untuk menyuskeskan PON XX Papua.

Sebelum kegiatan KKR ini dilakukan, kami telah melaksanakan rapat dan koordinasi dengan para tokoh agama dan acara nanti dilaksanakan tidak hanya untuk umat Kristiani namun umat agama lain juga akan kita selenggarakan kegiatan serupa.

KKR akan dimulai di Sentani, lalu ke Kota Jayapura, Merauke dan berakhir di Mimika. Mudah-mudahan dalam kurun waktu 1 bulan sebelum dilaksanakanya PON, KKR sudah selesai. Namun bukan behenti disitu, tapi KKR nanti akan masuk juga ke daerah pegunungan seperti Wamena, Paniai dan Intan Jaya sampai kegiatan Pesparawi dimulai.

Kapolda juga menyampaikan bahwa pola penyelenggaraan kegiatan ini disaaat situasi pandemi Covid-19 tetap mengedepankan penerapan Protokol Kesehatan. Kita juga terus melakukan vaksinasi yang merupakan bagian dari penerapan Prokes.

Suskesnya pelaksaaan PON XX Papua ada campur tangan Tuhan dan kita harus bisa tunjukan ke Indonesia bahwa anak-anak Papua bisa suskeskan event sebesar ini. Saya harap peran serta masyarakat bisa ikut mendoakan panitia besar dan kesembuhan bapak Gubernur Papua untuk satu hati kita fokus dalam penyelenggaraan PON XX Papua tahun 2021.

Pdt M.P.A. Maury, S.Th dalam kesempatanya mengajak kita untuk memahami tema ini, Papua bermazmur artinya orang diatas tanah Papua baik OAP maupun pendatang mari kita sukseskan PON. Untuk sukseskan PON ini, mari kita bermazmur. Transformasi terjadi, artinya perubahan perubahan akan terjadi dan doa kita akan terkabul sampai PON sukses dan kita akan lihat berkat Tuhan di Tanah Papua termasuk orang-orang, ekomomi, itu terjadi karena adanya tranasformasi.

Dalam kesempatannya Pastor John Bunay, Pr mengatakan, kalau kita semua bermazmur dan nama Allah ditinggikan maka kita akan lihat satu sukses ke suskes berikut. Saya lihat tema itu masuk misi Tuhan untuk pemulihan Papua.

Dr. Yunus Wonda, SH, M.H juga mengatakan, kami selaku panitia sangat mendukung kegiatan ini karena ini merupakan landasan kami untuk event besar yang dipercayakan Pemerintah untuk kita masyatakat Papua. PON XX Papua penuh tantangan karena dalam masa pendemi jadi penerapan Prokes akan kami terapkan secara ketat. Kami harap adanya PON XX Papua jangan jadi cluster baru sehingga kami akan utamakan Prokes Covid-19.

PON nanti akan diselenggarakan pada tanggal 2-15 Oktober 2021. Sebagian besar venue sudah selesai dan sisanya kami targetkan pada Juli akhir selesai semua, baik peralatan-peralatan untuk venue PON dalam waktu dekat akan segera datang.

Kami juga akan memasang alat khusus yang bisa mendeteksi orang yang sudah vaksin atau belum, jadi nanti yang belum vaksin tidak bisa masuk venue termasuk panitia. Anak-anak Papua juga akan tampil saat opening Ceremony PON XX Papua Tahun 2021 untuk perkenalan budaya kita.

Berikan Komentar Anda