Dua Rumah dibakar, Diminta Polres dan Pemda Nabire selesaikan kasusnya
Pewarta: Redaksi
| 697 Dibaca
EDISI TERBIT: 24 Maret 2020
Kondisi rumah yang dibakar di Bumi Wonerejo bertepatan depan SMP N 2 di bakar massa beberapa waktu lalu (Foto: Dok.Pribadi/PapuaLives)

Nabire, Dua rumah yang di bakar massa di Wonerejo beberapa waktu lalu akibat kesalah pahaman antara warga dan pemilik rumah tersebut. Pihak korban yang merasa dirugikan sampai saat ini belum juga mendapat jawaban atas penyelesaian kasusnya dan persoalan ganti rugi bahkan dinilai ada kesalah pahaman antara massa aksi dan pemilik rumah yang dibakar. Sehingga diminta kepada pihak yang terkait dalam hal ini Polres Nabire beserta Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Nabire untuk segera menyelesaikan kasus kebakaran rumah tersebut.

Syarifuddin Selaku Babinsa Distrik Yamor, Kodim 1804/Kaimana, mewakili pihak korban kepada media papualives.com meminta dua point penting untuk segera diselesaikan yakni yang pertama meminta kepada pemerintah agar segera diselesaikan dengan mengumlulkan tokoh adat,pemuda,agama dan masyarakat, yang kedua meminta jaminan keamanan kepada pihak korban sehingga saat ini merasa korban merasa diteror bahkan dicurigai massa aksi tersebut hingga kini.

“Saya minta tolong kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar masalah ini diselesaikan, dari 25 januari tahun 2020 sampai detik ini belum ada tanggapan yang serius dari pemerintah daerah terkait kebakaran massa itu.”ungkap Serda Syarifuddin (23/03/2020) kemarin.

Sementara itu, Syarifuddin juga mengakui sudah membuat laporan polisi  di Polres Nabire dan juga ada kunjungan dari pihak kepolisian dan pihak pemerintah yakni bapak wakil bupati , Namun  sampai saat ini, permintaan kami belum di selesaikan.

“Pada saat itu Kapolres sudah datang bersama bapak wakil bupati ke rumah,kami ucapkan terima kasih sudah datang dan juga diberikan sumbangan secara kemanusiaan kepada kami. Tetapi dua poin yang saya minta itu belum terealisasi masih digantung begitu saja.”katanya dengan nada kesal.

Selain itu, pihaknya mengaku mengetahui pelaku yang membakar rumahnya, Namun ia juga meminta jaminan keamanan untuk dirinya dan keluarganya.Terutama dalam hal penyelesaian kasus kebakaran rumahnya

“Pelaku yang bakar itu saya kenal dan sampai saat ini berkeliaran,walaupun ada penyelidikan dari Polda tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan,tetapi kira-kira saya laporkan pelakunya kepada kepolisian apakah yang menjamin keamanan saya dan keluarga ketika saya melapor siapa yang bertanggung jawab nantinya ketika pihak pelaku kebakaran balik serang kami.”ucapnya.

Selain itu, ia menambahkan ada dua rumah habis terbakar kerugian sekitar kurang lebih satu miliyar, termasuk juga dokumen-dokumen penting sedangkan ada juga kendaraan roda dua sekitar 6 buah itu habis terbakar.

“Taksir kerugian kurang lebih satu Milyar,dengar motor enam termasuk motor dinas milik kodim 1804/Kaimana.“tambahnya ketika ketemu awak media.

Sehingga pihaknya berharap kepada pemda ,Polres dan juga pemerintah pusat agar serius dalam penanganan kasus kebakaran ini.

“Segera selesaikan permasalahan ini,kalau pemerintah daerah tak mampu selesaikan,silahkan pemerintah pusat selesaikan.”harapnya.

Berikan Komentar Anda
Share Button