F.X Mote : di Nabire Kerang ‘PPP’ Harus di Buka

NABIRE- Calon Bupati Nabire Nomor Urut 03, Fransiskus Xaverius Mote menegaskan untuk membangun Nabire yang lebih terarah kedepan tiga kerang harus dibuka. Kerang pembangunan, kerang Pemberdayaan dan Kerang Pelayanan. Jangan semua tertutup dan di tutupi.

“Amat penting bagi saya itu adalah keterbukaan. Kerang Pembangunan, Pemberdayaan dan Pelayanan (PPP) harus dibuka dan juga harus buka mata kebenarannya, kehidupannya, dibuka mata pencariannya, dibuka semua hal dalam kehidupan ini di kabupaten Nabire,”ucap F.X Mote ketika menyampa konsituennya di Jalan Kusuma Bangsa, Kel Nabarua,Distrik Nabire, Nabire-Papua, belum lama ini.

Menurut F.X.Mote, tiga kerang itu wajib dibuka demi sebuah kebangkitan, kemandiran dan kesejahteraan yang berkeadilan melandaskan Tuhan Yang Maha Esa untuk semua, bukan untuk pribadi dan golongan tertentu. “di buka saja dan jangan di tutupi supaya orang mengenal kita apadanya. Jadi kalimat kita harus buka kerang PPP itu penting,”sahutnya mengingatkan.

Dikatakan F.X Mote, semua aspek pembangunan harus dibuka dalam varian proses pembangunan dan pemberdayaan agar rakyat itu benar benar merasakan sentuhan pelayanan dari pemerintah. Lagi pula pemerintah adalah wakil Tuhan.

“Pemimpin harus membuka sebanyak dan sebisa mungkin apa yang dimilikinya agar benar-benar di kenal oleh masyarakatnya. Sebagai pemimpin itu harus terbuka. Jangan ada kata di bibir lain, di hati lain, di buat juga lain dan akhirnya jadi kelainan. Antara hatinya, perkatannya dan perbuatannya harus sama agar tak kelainan,”pintahnya disambut tepuk tangan yang meria dari hadirin.

Ia mengakui, visi, misi dan program kerja yang di kemasnya adalah perpaduan dari bekal pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya ketika malang melintang di dunia birokrasi pemerintahan dan di bangku menimba pengetahuan.

“Visi, Misi dan Program yang saya buat bukan asal mengonsep, saya pendidikan, saya paham sekali, saya sudah menjabat Pj Bupati tiga kali, saya sudah laksanakan tugas di kabupaten, dan provinsi sebagai pejabat eselon III dan Eselon II. Kepala Bagian Umum, Kepala BAPPEDA, Kepala Biro Humas dan ProtokolerProvinsi Papua dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua. Jadi visi, misi dan program yang saya bicara dimana-mana itu adalah bukan konsep anak buah saya. Akan tetapi itu pikiran dan konsep saya. Berdasarkan pengetahuan dan pengalaman kerja saya, maka nabire ini harus buka karangnya di arahkan dan di bawa kemana saya tahu,”bebernya merinci.

Lanjutnya “Apa yang saya katakan tentang seperti apa Nabire Bangkit, Mandiri dan Sejahterah yang Berkeadilan berlandasakan Tuhan Yang Maha Esa itu lah visi Nabire ini kedepan. dan itu saya tahu bukan asal mengonsep,”tandasnya.

Karena itu, dirinya menawarkan menjadi bupati adalah bukan berbekal kosong, konon empunyai segudang pengetahuan dan pengalaman yang bisa mengantarkan warga Nabire kearah yang lebih baik sesuai dengan visi, misinya.

“Hari ini rakyat membutuhkan perubahan dan sekian ribu orang membutuhkan perubahan itu kita harus melakukannya. Maka dengan itu, Nabire ini kita buka kerang Pembangunan, Pemberdayaan dan Pelayanan melalui sebuah kebangkitan adalah komitemen saya dan kerinduan rakyat semesta”imbuhnya mengakhiri.

Berikan Komentar Anda