Forlap PDDikti UPP-PGSD Nabire akan Dinormalisasikan

Pengelolah UPP-PGSD Uncen kampus II Nabire, Fransiskus Dou Bosco Johanes ketika ditemui media Papualives.com di sela sela aktivitasnya di lingkungan kampus. (Foto:Jemi/PapuaLives)

NABIRE – Dalam rangka upaya untuk mengaktifkan Forlap PDDdikti Mahasiswa/i UPP-PGSD Kampus II Nabire, Dua tahun 2018 dan 2019 belum terdaftar Forlap PDDikti. Terkait hal itu belasan mahasiswa telah bertemu pembantu Dekan FKIP Uncen Jayapura guna kejelasan dan status Forlap PDDikti yang sampai saat ini belum berjalan baik di Kampus UPP-PGSD Nabire yang menuai banyak protes hingga pemalangan kampus oleh Mahasiswa.

“Sebelum anak-anak sampaikan aspirasi ke bapa, bapa tau duluan permasalahan kampus UPP-PGSD Uncen Kampus II Nabire, sehingga bapa proses; lansung Daftarkan di Forlap PDDdikti dan data yang belum aman, akan aman semua sebelum wisuda gelombang kedua Universitas cendrawasih Papua” hal itu dikatakan I Yan Drik Wabiser,S.Pd,MPd. Pembantu Dekan FKIP Uncen Jayapura belum lama di Aula BEM FKIP Uncen Jayapura belum lama ini.

Wabiser juga menjelaskan kepada belasan mahasiswa itu, bahwa mekanisme proses penginputan data mahasiswa dari UPP-PGSD Uncen kelas Nabire ke FKIP dari FKIP diteruskan ke Rektorat kemudian langsung di update ke Forlap PDDikti.

Sementara itu Kepada media PapuaLives.com Pengelola UPP-PGSD Uncen kampus II Nabire, Fransiskus Dou Bosco Johanes, S,pt, M.Pd ketik dikonfirmasi mengatakan pihaknya bertugas untuk mengelola memfasilitator admnistrasi apa yang di minta dari Uncen Jayapura.

“Kami teruskan ke mahasiswa supaya mahasiswa melengkapi data pribadi dan sesudah di lengkapi semua, berkasnya kami teruskan secara mekanisme yang ada.” kata Fransiskus ketika ditemui media ini.

Fransiskus, juga menambahkan bahwa terjadi pemalangan kampus di lakukan hanya karena masalah Forlap PDDidikti, dua tahun 2018 dan 2019 belum terdaftar.Pihaknya telah jelaskan secara aturan bahwa prosesnya lama.

” Maka 11 mahasiswa ke Jayapura minta tanggapan langsung dari Dekan FKIP di Jayapura Papua, Sebagai Orangtua berharap hati-hati dalam perjalanan, semoga perjalanan berhasil dan kembali ke kampus dengan dengan keadaan selamat”harapnya.*

Berikan Komentar Anda