Gelar Sidang Paripurna, DPRD Dogiyai Setujui Anggaran Tahun 2021

Suasana Rapat Paripurna DPRD Dogiyai di Aula Maranatha Malompo, Minggu (07/02/2021) sore kemarin. (Foto: Frans/PapuaLives)

NABIRE – Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai menuju “Dogiyai Bahagia” maka telah berlangsung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dogiyai dalam rangka pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2021 di hadiri Wakil Bupati Dogiyai Oscar Makai sebagai penganti tugas Bupati yang berhalangan hadir.

Sidang selama enam hari itu, membahas pembangunan fisik yang dinilai belum selesai , adanya Andendum tanpa melibatkan DPRD dan juga pandangan tiap Fraksi. Setelah melalui proses tanggapan dan penyempurnaan melalui diskusi-diskusi bersama unsur OPD terkait maka telah mendapat persetujuan dewan.

” Secara garis besarnya yaitu pendapatan sejumlah penetapan jumlah anggaran dalam sidang paripurna sebanyak Delapan ratus lima puluh lima miliar lima ratus dua puluh sembilan juta rupiah terbagi dalam beberapa program urgen yang akan dijalankan di tahun 2021 nantinya.” kata Ketua DPRD Dogiyai,Elias Anouw kepada awak media, minggu (07/02/2021) tadi malam ketika usai pembahasan anggaran.

Selain itu, Ketua DPRD menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan difokuskan dalam pembangunan Infrastruktur untuk dua wilayah besar yakni lembah kammu dan lembah mapia dalam rangka pemerataan pembangunan.

” Selanjutnya juga dibidang kesehatan, untuk kesejahteraan kesehatan dan juga ekonomi masayarakat melalui UKM (unit kerja kopersasi) bagi masyarakat lokal  dianggarkan dari dana Otsus.”jelasnya.

Dalam kesempatan sama, Pelaksana Tugas Bupati Dogiyai berdasarkan surat dari Bupati selaku Wakil Bupati Dogiyai Oskar Makai menyampaikan bahwa sidang paripurna telah dijalankan sesuai prosedur. Menurutnya rencananya minggu depan akan ke Jayapura untuk melakukan evalusi dan pengesahan di Provinsi dan selanjutkan akan melakukan pengesahan di Mendagri.

” Setelah itu, Keuangan Dogiyai bisa aktif kegiatan dalam membayar honor,bayar gaji dan kegiatan fisik. Setelah evaluasi selesai pada bulan maret untuk dana DAK harus kirim data ke Ospan melalui pihak ketiga melalui pelelangananya. Jadi bulan maret harus mendaftar di Ospan.”jelasnya.

Kepada sejumlah awak media, Makai juga menambahkan bahwa sebenarnya DPRD Dogiyai harus membicarakan Nasib supaya kesejahteraan masyarakat akan muncul melalui dinas-dinas terkait.

“Kita bicarakan tadi, tiap kali itu fisik-fisik. Kalau hari ini kita harapkan APBD yang delapan ratusan itu apakah mampu kota besar itu, mampu atau tidak. Karena kita harus bangun bertahap, kalau tahun ini tidak teralisasi, nanti akan kita bawah di tahun depan begitu prosedurnya.”tambahnya.

Sidang Paripurna tersebut, Turut hadir Sekda Dogiyai, unsur Forkopimda, beberapa kepala OPD, Kabag, Kepala Distrik, Tokoh Pemuda,Tokoh Agama dan wartawan.

Berikan Komentar Anda