Mahasiswa dan pelajar Mamteng aksi mimbar bebas, Tuntut merealisasi dana pendidikan

Saat aksi Mahasiswa HMPMT melaksankan aksi mimbar bebas menuntut merealisasi dana pendidikan. (Foto: Minggi/PapuaLives)

SENTANI- Himpunan mahasiswa pelajar asal Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) tergabung dalam organisasi HMPMT se-kota Study Jayapura menggelar aksi mimbar bebas menuntut kepada pemerintah kabupaten Mamteng untuk segera bertanggung jawab atas janji-janji yang sudah sampaikan semenjak tahun 2014-2022.Berlangusung Rabu, [22/06/2022] siang kemarin.

Selain itu, mereka juga menuntut  DPRD komisi C serta Dinas Pendidikan di Mamteng untuk segera merealisasikan dana pendidikan tahun anggaran 2022.

Bacaan Lainnya

Pantauan media, Aksi berlangsung  di depan kantor perwakilan Pemerintah Kabupaten Mamteng di Sentani, Hawai, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura.

Mahasiwa dan pelajar asal Mamteng sudah berkumpul sejak, pukul 07.00. Waktu Papua, dan melangsungkan mimbar bebas hingga pukul 10.30 WP pagi.

Ketua umum HMPMT, Noseler Logo kepada media dirinya mengatakan, kami mahasiwa hadir dikantor perwakilan kabupaten Mamteng di kota study Jayapura adalah tidak salah karna ini merupakan administrasi yang saking mengkonfirmasi kebutuhan-kebutuhan mahasiswa atau masyarakat karena ini tempatnya.

” Pemerintah saat ini sudah bingun arah padahal kantor perwakilan ini ada untuk kita semua dan lebih khususnya mahasiwa tapi kita lihat yang saat ini kantor perwakilan sudah tutup.”ucap Logo, [23/06/2022] siang tadi.

Menurut Logo, pihaknya tuntut ini karena pembangunan sumber daya manusia  (SDM) sebab banyak yang tidak terselesai.

” banyak nanggur dan saya pun salah satunya bahwa dua tahun nanggur maka pemerintah Mamteng gagal dalam membangun SDM.”tegasnya.

Pemerintah tahu sumber daya manusia karena mahasiswa adalah agen perubahan,merubah dimana asal daerahnya oleh sebab itu kami sudah bertindak melalui administrasi atau surat-menyurat sesuai dasar hukum tetapi pemerintah abaikan maka dalam hal ini pemerintah sudah bingun dari semenjak 2014-2022.

” SDM tidak maju ini karena tidak pernah di beasiswakan apalagi di kasih beasiswa, ini saksi mata saya karna saya di jayapura ini dari tahun 2008 hingga saat ini”ucapnya.

Adapun lima point sebagai surat pernyataan sikap aksi yakni:

1. Pemerintah kabupaten mamberamo tengah harus bertanggung jawab atas ketidak lancaran biaya pendidikan terhadap mahasiswa/mahasiswi asal kabupaten Mamberamo tengah,terlebih khusus mahasiswa/I kota study jayapura mulai sejak tahun 2014 sampai saat ini 2022.

2. Pemerintah kabupaten mamberamo tengah, harus bertanggungjawab atas janji terhadap mahasiwa,pada saat dialong antara pemerintah dan mahasiwa bertempat diperumnas empat dalam pada tahun 2021.

3. DPRD kabupaten mamberamo tengah dan dinas pendidikan harus bertanggung jawab atas hak-hak mahasiwa Mamberamo tengah terlebih khusus kota study jayapura papua.

4. Pemerintah mamberamo tengah dalam hal ini dinas pendidikan segerah merealisasikan hak-hak mahasiswa ( biaya pendidikan) anggaran tahun 2022.
Terpisah dari surat pernyataan sikap ada pula catatan yang diberikan oleh mahasiswa kepada pemrinta sebagai berikut :

1. Kami dari himpunan pelajar Mamberamo tengah HMPMT berharap penuh dan lmeminta kepada pemerintah dalam waktu dekat dari hari ini samapi minggu depan bisa menjawab sesuai dengan aspirasi yang sudah kami sampai mengenai beasiswa

2. Apabila kalau tidak dijawab maka kami akan mobilisasi masa yang lebih banyak dalam hal setiap mahasiswa ,pemuda,orang tua mendampingi kami duduki terhadap pemerinta provinsi atau lembaga terkait untuk mempertanggungjawabkan realisasi beasiswa dari tahun 2014-2022.

Berikan Komentar Anda

Pos terkait