Ini himbauan kepala suku Mee di Mimika

Aksi damai masyarakat suku Mee di Mimika. (Foto: Jemi/PapuaLives)

PANIAI -Demi menjaga antar suku dan sesama orang asli Papua. Salahsatu Tokoh adat Suku Mee di Kabupaten Mimika menghimbau  kepada seluruh orang mee di wilayah Mimika dan sekitarnya dengan tiga poin penting untuk mentaati di antaranya:

1. Mama-mama tidak menjual barang-barang setiap hari minggu di pasar.

Bacaan Lainnya

2. Isu-isu Yang sedang beredar dari suku lain masyarakat Paniai tidak boleh tanggapi ini masalah pemerintah bukan masala orang mee Paniai di Timika

3. Bulan ini bulan puasa Papua dan Papua barat jadi khusus Suku Mee di Mimika Suku Mee. batasi kegiatan Besar kecil dan menciptakan konflik Semua kita fokus doa puasa sampai 30 juli 2022. Keputusan ini di sepakati oleh kepada suku Mee di Mimika dan dihimbaukan kepada seluruh orang mee di untuk melakukan serta mentaatinya.

Sementara itu, Kepala Suku Mee di Mimika wilayah tiga Paniai, Nopias Yagaibega Kobepa mengatakan pihaknya telah sepakat dan membuat himbauan agar masyarakat tidak terprovokasi beredarnya isu yang merugikan bagi masyarakat dan menjadi keamanan pribadi.

” Pernyataan di keluarkan oleh suku lain itu oknum mendukung dan menetapkan ibu kota di Mimika itu masalah dan urusan pemerintah bukan urusan masyarakat Paniai yang ada di Mimika.” kata Kobepa [26/06/2022] siang tadi.

Menurunya, Kobepa dirinya mengakui ketika Provinsi Papua Tengah dimekarkan.  Masyarakat tidak dapat keuntungan malah merugikan.

” Keluarga dan sesama kita doa minta pertolongan Tuhan sambil menjalankan doa puasa selama satu bulan.”tukasnya.

Berikan Komentar Anda

Pos terkait