Ini Pesan, Markus Madai, SE Mantan Ketua Bawaslu Nabire

Markus Madai,SE (Foto:Dokpri/PapuaLives)

NABIRE – Markus Madai, S.E adalah seorang figur yang dipilih dan terpilih sebagai Ketua Bawaslu kabupaten Nabire Masa jabatan periode tahun 2018 – 2020.

Dalam riilisnya, diakhir masa jabatannya, Markus Madai, S.E mengucapkan terimakasih kepada Pimpinan Bawaslu RI, Pimpinan Bawaslu Provinsi Papua, seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Nabire serta seluruh masyarakat Kabupaten Nabire atas dukungan dan kepercayaan kepada saya selama menjabat sebagai ketua Bawaslu kabupaten Nabire pada periode Tahun 2018-2020.

Selama 3 agenda Nasional yaitu Pemilihan Presiden, pemilihan Legislatif dan Pimilihan Bupati Kabupaten Nabire,
Saya Bersyukur kepada Tuhan karena telah dapat terlaksana dengan baik ke-3 tahapan di atas sesusai dengan jadwal tahapan yg di tetapkan oleh KPU RI.

“Terimakasih kepada Pimpinan Bawaslu RI, Pimpinan Bawaslu Provinsi Papua, Pemda Kabupaten Nabire, tokoh agama, tokoh adat, Kepala Suku, Media elektronik dan Media cetak dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire terutama kepada pihak keamanan TNI-Polri atas kerjasamanya dalam mengamankan agenda Nasional.

“Perlu saya jelaskan dimana alasan penggantian ketua bukan karena melakukan pelanggaran kode etik, tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan amanat undang-undang atau pelanggaran lain di lembaga Bawaslu.

“Dalam kepemimpinan salahsatu lembaga tidak mudah mendapatkan kepercayaan sebagai pimpinan di salahsatu lembaga. saya berharap kepada ketua Bawaslu kabupaten Nabire yang baru agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan amanat undang-undang yang berlaku. Saya tetap bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab saya yang baru di lembaga Bawaslu sebagai anggota Bawaslu kabupaten Nabire.

Pada kesempatan ini, Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pimpinan Bawaslu RI, pimpinan Bawaslu Provinsi Papua, Pemda kab.Nabire, tokoh agama, tokoh adat, kepala suku, Media elektronik dan Media cetak, dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire dan terlebih khusus kepada Lembaga Bawaslu kabupaten Nabire, sekretaris dan staf sekretariat serta staf pendukung dan pandis 15 distrik, PPL 81 kampung serta 501 PTPS, Apabila semasa kepemimpinan saya sebagai ketua Bawaslu Kabupaten Nabire dalam kebijakan, tindakan, tutur kata yang kurang berkenan di hati Bapak, Ibu, sdra-i mohon di maafkan.

Berikan Komentar Anda