IPPMA-PUT Kota Studi Nabire Gelar HUT ke-32

Suasana acara HUT ke-32 IPPMA-PUT se-Nabire di Aula Asrama Mahasiswa Kabupaten Paniai , Kalibobo,Nabire. (Foto:Jemi/PapuaLives)

NABIRE – Ikatan Pemuda,Pelajar dan Mahasiswa Paniai Utara (IPPMA-PUT) se-Kota Studi Nabire menggelar Acara HUT ke-32 berlangsung Di Aula asrama Mahasiswa Kabupaten Paniai kota studi Nabire di Kalibobo,Rabu,(21/2021) siang kemarin.

HUT ke-32 tersebut dihadiri para Intelektual, Senioritas,Undangan dan Ikatan tetangga serta puluhan anggota se-kota studi Kabupaten Nabire. IPPMA-PUT memperingati hari Embrio menjadi laboratorium banyak orang menjadi manusia dan memanusiakan dengan hadirnya wadah itu. Dalam sorotan Tema “Kita adalah generasi penerus kedepan kita harus bergabung dalam wadah organisasi IPPMAPUT.” diambil dalam Injil 1 Korintus, 1: 10. Selain itu Subthema” Melalui hari ulangtahun IPPMA-PUT yang ke-32 tahun ini kita harus bersatu dalam organisasi IPPMA-PUT.”

Pembawa Firman Tuhan di sampaikan, Pdt.Otniel Ogetai dalam khotbahnya mengatakan kita pegang dalam IPPMA-PUT karena melalui wadah IPPMA-PUT kita menjadi manusia yang utuh, seperti rasul Paulus menasehati kepada jemaatnya.

” Kita adalah aset daerah kita tercinta, maka mari bersatu hati membangun melalui fisik, menghargai senioritas, dari mereka kita mengenal terang. Jangan mengeluarkan kata menjauhkan anggotanya lain.” Dikutip media papualives.com dalam kotbah,Rabu (21/04/2021) tadi siang.

Ketua Panitia, Melkias Gobai menyampaikan apresiasi kepada semua pihak dan anggota yang telah bekerja keras sehingga HUT ke-32 terlaksana dengan baik.

“Semua kekompakan semangat terus kita pupuk sampai IPPMAPUT Jaya .”ucapnya, Rabu,(21/04/2021) dalam sambutan HUT ke-32 itu.

Disela-sela acara Pendiri IPPMA-PUT Harold Gobai di temui wartawan papualives.com menjelaskan bahwa IPPMA-PUT hadir sebagai wadah untuk tempat belajar, melati mentalitas dan linguistik supaya tertampil berbobot berbahasa.

“Laboratorium IPPMA-PUT sudah usia 32 tahun, banyak mengkontribusikan manusia menjadi manusiakan, sedang melayani masyarakat luas di gereja dan pemerintah di tingkat kabupaten dan provinsi.”jelas Gobai kepada media ini.

Lanjutnya, Maka pelajaran dan mahasiswa yang sedang menimbah ilmu di kota studi Nabire, jangan anggap remeh dengan organisasi, baik organisasi di gereja dan organisasi lokal lainnya. Karena dengan organisasi kita mejadi manusia.

“Jangan tutup diri buka diri kepada siapa saja, semua kekurangan akan di tutup oleh senior, Karena senior siap mengangkat, menuntun ke jalan yang benar.”harap Gobai.

Berikan Komentar Anda