IPPP MKP Se- Indonesia Temui Kepala Dinas Pendidikan Paniai

Penggurus IPPP MKP Se- Indonesia ketika temui Kepala Dinas Pendidikan Paniai di ruang kerjanya (Foto:Yanuarius/PapuaLives)

Paniai, Kehadiran Ikatan Peduli Pendidikan Paniai, Mahasiswa Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (IPPP-MKP) Universitas Cendrawasih Papua yang telah diresmikan oleh Bupati Paniai, bulan Oktober 2018 lalu, diharapkan dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa dari kabupaten Paniai, dalam bersinergi dengan program pemerintah kabupaten Paniai.

Oleh karena itu, Pemerintah kabupaten Paniai percayakan organisasi melakukan pendataan seluruh mahasiswa FKIP asal Paniai yang sedang menuntut ilmu di seluruh Indonesia. Yang nantinya data tersebut akan diserahkan kepada pemkab Paniai melalui Dinas Pendidikan untuk di pergunakan sebagaimana mestinya, salah satunya adalah dalam hal dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Hal tersebut sesuai dengan hasil rapat antara Badan Pengurus IPPP-MKP bersama Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Paniai dan Staf, bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Paniai, 26 Juli 2019 kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Andrias Degei, S.Pd, M.Pd mengatakan untuk pendataan seluruh mahasiswa FKIP Se-Indonesia akan dibebani atau didatakan melalui Badan Pengurus.

“IPPP-MKP Se-Indonesia dan pendataan kita kasih waktu dalam 2 minggu 27 Juli sampai 05 Agustus 2019. Hal lain menyangkut dengan dinamika Pendidikan Kabupaten Paniai, akan diawasi oleh BP. IPPP-MKP Se-Indonesia sesuai visi dan misi dari pada Organisasi tersebut.”kata Degei.

Lanjut Kadis Degei bahwa dari hasil pertemuan tersebut, sejumlah hal penting yang perlu digaris bawahi dan diketahui oleh mahasiswa FKIP di seluruh Indonesia yaitu mulai tanggal 27 Juli hingga 5 Agustus 2019, IPPP MKP akan melakukan pendataan mahasiswa FKIP dari kabupaten Paniai, dipusatkan di Paniai dan Nabire.

” Data mahasiswa akan dikumpulkan melalui para Ketua Rayon sebelum diserahkan oleh Ketua Rayon kepada BP-IPPP MKP. Selain itu, seluruh dinamika pendidikan di kabupaten Paniai akan diawasi oleh organisasi ini, sesuai dengan visi dan misi organisasi pada saat dibentuk.”Jelasnya.

Lanjutnya, Jika ada mahasiswa FKIP asal kabupaten Paniai yang sedang menuntut ilmu di kota studi di Papua maupun luar Papua untuk segera membentuk Ikatan Rayon IPPP MKP.

” Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pendataan, lebih khusus terkait penyaluran dana bantuan pendidikan kabupaten Paniai bagi mahasiswa FKIP.”tuturnya ketika bertemu Pengurus IPPP MKP Se-Indonesia itu.

Sementara itu menurut selaku Ibu Pembina Eka Kristina Yeimo S. Pd., M. Sc. mengatakan terkait dengan Perkembangan kurikulum yang semakin tertinggal bagi sekolah-sekolah di pelosok terutama di Paniai hanya aksesnya kurang memadai.

“Saya selaku dosen dan juga pembina Organisasi IPPP-MKP Se-Indonesia siap kerjasama dengan dosen-dosen di Uncen.”kata Ibu Eka.

Sementara itu, Ketua IPPP MKP Se-Indonesia, Yanto Kadepa, siap mengumpulkan beberapa persyaratan yang wajib dikumpul oleh para mahasiswa FKIP masing-masing yakni Kartu Mahasiswa Aktif, Kartu Pengenal Mahasiswa,Kartu Rencana Studi dan UKT atau Nota Pembayaran SPP.

” Ada hal yang kurang jelas dan ingin ditanyakan, bisa langsung menghubungi  di nomor 082110705686.”kata Yanto kepada media papualives.com kemarin.

Berikan Komentar Anda