Jodoh tak perlu pandang paras wajah dan kekayaan
Pewarta: Redaksi
| 553 Dibaca
EDISI TERBIT: 3 Mei 2020

Oleh: Sovia Dudai

Salah satu momen berharga setiap Insan manusia di dunia terutama ketika bertemu jodoh, hal itu adalah impian setiap orang. Namun kita ketahui jodoh adalah rahasia Allah yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. Insan manusia tidak mengalami kesulitas menemukan calon pendamping hidup. Namun, ada sebagian juga merasa galau dan baper lantaran Allah masih belum mempertemukan dengan jodohnya.

Perkembangan Zaman membuat kini hidup semakin sulit, kebutuhan hidup meningkat dan biaya hidup begitu mahal. Hal ini kadang membuat sebagian umat manusia lalai dalam kehidupannya,bahkan terjadi perselingkuhan akibat kebutuhan ekonomi. Selain itu adapula mereka yang lebih jalan hidup untuk tidak menikah lantaran hanya karena beban hidup keluarga begitu berat,walaupun begitu ingat jodoh adalah rahasia Allah.

Saat ini, kehidupan di dunia dilihat secara kasat mata kebanyakan manusia memilih seseorang dari paras wajah yang mempesona dia ganteng atau sebaliknya dia cantik maupun bahkan kekayaan melimpah yang dimilikinya.  Namun sebenarnya itu semua tak ada nilainya sama sekali karena kembali kepada yang  sang pencipta bahwa jodoh adalah rahasia Allah.

Kaum hawa atau Perempuan masa kini melihat dan mencintai kaum ada atau lelaki dari paras wajah  ganteng bahkan juga ada yang memilih karena punya banyak yang dan harta. Saya meyakini cinta yang tulus bukan karena apa yang dimiliki melainkan tetapi cinta yang tulus adalah mencintai seseorang dengan apa adanya dan saling melengkapi dalam menjaling hubungan. Terkadang manusia pada umumnya mencintai kekayaan namun sayangnya itu bukan cintah tulus dan iklas  yang terlahir dari hati bahkan kehidupannya akan retak dan hancur bahkan tidak bahagia bahkan bercerai.

Banyak sekali Konglomerat,Pejabat dan masyarakat pada umumnya memiliki banyak Istri lebih dari dua,tiga bahkan lebih. selain dari dari istri pertama mereka rela menjadi istri kedua dan simpanan karena punyai banyak harta kekayaan yang begitu banyak yang di milikinya.Pada akhirnya saya melihat
trend masa kini yang biasa disebut Istri 02 dan 03 dengan kehidupan rumah tangga yang kacau balau dan tidak ada rasa harmonis dan bahagia.

Perlu diketahui bahwa keinginan kebahagiaan adalah tujuan utama dalam kehidupan keluarga. Harta benda bukan jaminan kebahagiaan sebab persoalan harta membuat keluarga berantaakan bahkan hancur dan bercerai. Ada dampak dari harta berkelimpahan suami/istri memiliki uang banyak ingin berfoya-foya hidupnya bahkan lupa anak istri/suami dirumah bahkan bisa terjerumus kearah yang tidak benar hanya karena lupa segalanya,Lupa Tuhan tidak mau Ibadah,lupa istri/suami anak di rumah.

Adapula sebagian Manusia dimuka bumi ini yang lebih mencintai orang apa adanya kesederhanaan adalah tanda ikhlasnya cinta seseorang. Kesederhanaan ini cenderung tidak  tidak memiliki materi atau harta yang banyak. Mencintai dengan ikhlas dari hati tanda ikhlasnya cinta seseorang. Karena apa yang dia harap bukan harta beda melainkan kehidupan untuk saling mendukung dan memberi apa adanya dan menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Jatuh cinta kadang dirasakan insan manusia sangat beragam sebab cinta itu sulit diterjemahkan bahkan cinta itu buta tak pandang apapun,Namun ada saat Istimewah kita dapat mengingatnya ketika kisah cinta itu,  kita mencintainya dengan setulus hati. Banyak  yang mengaku bahwa saat jatuh cinta, seseorang yang sedang dicintai akan terus ada di dalam pikiran. Nyatanya tidak. Mereka yang sedang jatuh cinta hanya akan ingat moment indah dan baik yang dilakukan bersama pasangan yang sedang  di landa asmara.

Sangat berbahaya jika kita mencintai dengan tulus hati, kapanpun dan di manapun, tanpa mencoba mengingatnya sebelumnya, kita selalu bisa melihat bayangan wajahnya di pikiran kita dan kita merasa bahwa ia selalu ada di sekitar kita. Ya, meski sebenarnya ia sedang jauh dari kita. mencintai dengan tulus akan membuat kita mengingat orang yang sedang kita cintai saat kita melihat sesuatu yang ia sukai, sesuatu yang mirip dengannya, sesuatu yang ia juga memilikinya.

Jatuh cinta, itu sering kali membuat kita merasa melayang ke angkasa. Tak jarang, jatuh cinta akan membuat kita memiliki hasrat kuat untuk memiliki orang yang sedang kita cintai. Sekedar jatuh cinta  juga akan membuatmu menjadi pribadi yang egois, ingin menang sendiri dan kehilangan kendali. yang lebih menyedihkan ketika kita harus memilikinya walaupun tantangan dan hambatan pun terus ada didepan mata. Seharusnya kadang kala cinta tak perlu dipaksakan ,namun butuh kerelaan dan berjiwa besar untuk menantang sebuah perasaan cinta.*

Penulis adalah Pelajar SMA YPPGI Nabire tinggal di Nabire, Papua.

Berikan Komentar Anda
Share Button