KENA mengutuk keras Pembakar Rumah Singgah Oyehe Nabire
Pewarta: Redaksi
| 664 Dibaca
EDISI TERBIT: 28 Maret 2020
Ketua Yayasan Siloam Papua, Amos Yeninar usai lihat puing-puing kebakaran (Foto:KENA/PapuaLives)

Nabire, Gedung PKK Nabire yang selama ini dipakai oleh Bapak Amos Yeninar untuk melayani dengan suka rela buat generasi Emas Papua di Nabire. Pelayanan tersebut dijalankan dibawah naungan Yayasan Siloam Papua. Gedung tersebut tadi malam terbakar Sabtu, 28/03/2020 dini hari. Kepada media papualives.com dalam rilisnya tanggal 28 Maret 2020, Komunitas Enaimo Nabire (KENA) menyebutkan sebagian besar barang-barang, seperti: printer, Buku-buku, pakaian, kasur, bantal, alat-alat dapur habis terbakar.

” Sebagai Komunitas yang selama ini bergerak bersama dengan Yayasan Siloam Papua untuk pelayanan, mengutuk keras Pelaku pembakaran terhadap Gedung PKK Nabire yang selama ini dijadikan rumah singgah.”ujar Ketua KENA, Philemon Keiya didampingi Anggotanya Kristian Frans Magai, Sabtu (28/3/2020).

Lanjutnya, Philemon mengatakan dengan kejadian ini, sangat merugikan dan menciderai pelayanan dari hati yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

“Kami sayangkan sikap tidak terpuji yang dilakukan oleh siapapun. Langkah yang diambil Yayasan Siloam Papua untuk masalah ini, kami sangat mendukung.”katanya.

Terkait kejadian tersebut, Komunitas KENA minta kepada pihak berwajib segera usut tuntas dan mengutuk keras terhadap siapapun yang entah sengaja maupun tidak sengaja bakar rumah singgah Oyehe Nabire yang selama ini dijadikan tempat pelayanan terhadap anak-anak generasi Emas Papua yang selama ini hidup di jalan-jalan.

” Kepada Pemerintah kabupaten Nabire bisa perhatikan serius Yayasan Siloam Papua yang benar-benar jalankan pelayanan mulia terhadap anak-anak yang kurang beruntung ini.”harapnya.

Berikan Komentar Anda
Share Button