Kerusuhan Dogiyai, Ini Pernyataan Sikap Mahasiswa Dogiyai Di Jayapura

  • Whatsapp
Suasana saat Ipmado kota studi Jayapura gelar jumpa pers menyikapi kerusuhan Dogiyai. (Foto: Minggi/PapuaLives)

JAYAPURA – Organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai (Ipmado) kota study Jayapura gelar jumpa pers menyikapi kasus kerusuhan. Berlangsung Pada Jumat [18/11/2022] Bertempat di Asrama Mahasiswa Simapitowa, kota Jayapura.

Kepada wartawan, Mewakili Badan pengurus Ipmado kota studi Jayapura, Egenius Tebay membacakan beberapa point surat pernyataan yakni :

Bacaan Lainnya

1.Pemerintah Dogiyai segera menganti rugi atas rumah warga sipil Dogiyai maupun pendatang.
2.Pemerintah Dogiyai segera bertanggung jawab atas korban kerusuhan di Dogiyai.
3.Pemerintah Dogiyai bertanggungjawab atas pengungsian penduduk Dogiyai asli maupun pendatang.
4.Kapolda Papua segera tarik kembali militer yang dikirim ke Dogiyai.
5.Pemerintah Dogiyai harus ada di Dogiyai sebagai penengah antara masyarakat dan TNI/Porli.
6.Polda Papua membentuk tim investigasi Usut kerusuhan Dogiyai hanya sepihak tanpa melibatkan mahasiswa, lembaga independen dan semua pihak yang ada di Dogiyai.

Kesempatan sama, Roni P Tigi selaku Presma BEM USTJ Jayapura mengatakan pihaknya berpandangan dan melihat bahwa kerusuhan ini murni terjadi karena kecelakaan. Kematian. adik Noldy Goo (5tahun) terjadi di kampung Ikebo dan itu memicu kerusuhan.

” Kami berpandangan bahwasanya pemerintah daerah kabupaten Dogiyai ini hadir sebagai pihak yang memberi kenyamanan, ketertiban, dan keamanan yang lebih baik bagi masyarakat dan lebih nyaman untuk umum. ” kata Tigi [18/11/2022] kepada awak media.

Namun menurut Tigi, Pada realitanya demi berjalannya penyisiran yang dilakukan oleh aparat keamanan. Pihaknya melihat pemerintah Dogiyai masih tutup diri istilahnya sembunyi diri dalam memberikan pernyataan.

” Pemerintah jangan hanya sebatas memberikan surat pernyataan karena dalam amanat atau undang-undang yang menyatakan bahwa pemerintah itu datang hadir sebagai wadah dimana masyarakat bisa mengaduh dan merasa diri bahwa ada pemerintah maka ada akan nyaman.”ucapnya.

Diakhir kata, selaku Presma dirinya mengkritisi Pemerintah daerah Dogiyai. Menurutnya apabila sudah terjadi seperti begini kemudian menyebabkan hingga masyarakat mengungsi itukan masyarakat merasa pemerintah itu tidak ada.

“Kehadiran pemerintah itu sangat di pentingkan untuk mengsejahterakan masyarakat dogiyai.”tutupnya.

Berikan Komentar Anda

Pos terkait