Klarifikasi “Hak Jawab” Media Kepada dr. Jiki Jakobus, Berakhir Saling Memaafkan

    Foto bersama Wartawan dari tiga media bersama dr. Jiki Jacobus didampingi suami Tony Mayor , ketika usai klarifikasi produk pemberitaan. yang dimediasi Pewarna bersama Reskrim Polres Nabire.(Foto:Dok.PapuaLives)

NABIRE- Tony Mayor suami dari dr. Jiki Jacobus akhirnya menemui wartawan dan mengklarifikasi Panjang lebar terkait sang istri disebut dalam pemberitaan bertopik Tim Covid-19 dan Keluarga besar Dinkes Kabupaten Intan Jaya Santai Nikmati Minuman Beralkol (MIRAS)di Pantai Wagi Nabire.

Pemberitan yang dipublikas tiga media online Kabar Daerah, Pro Papua dan Papua Lives tersebut manjadi viral, dan dinilai sang suami telah mencemarkan dan melecehakan nama baik seorang istri khususnya dan umumnya keluarga besar Tony Mayor.

Pada pertemuan yang dimediasi dan diklarifikasi, Rabu (08/07/20) oleh Perhimpunan Wartawan Nabire (Pewarna) dan Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Nabire, Papua, secara gentle tiga pihak dokter Jiki yakobus dan awak media saling menyampaikan permintaan maaf atas beredarnya informasi dan foto-foto di akun Facebook milik dr. Jiki Jacobus yang mengundang reaksi segenap keluarga besar Tony Mayor.

Satu dari tiga jurnalis yang publis pemberitaan, Wim Zonggonau selaku jurnalis, pro papua.com menyampaikan tidak menyaksikan namun kami mendapat info dan foto-foto dari akun facebook milik Dr.Jiki Jakobus langsung ia bersama kedua rekannya memberitakan dan juga dirinya mengetahui adanya hasil Secrenshot yang dibagikan dan beredar di WhastApp Group Intan Jaya dan menjadi viral.

Selain itu, foto-foto dan hasil secrenshot yang didapatkan oleh Netizen facebook dan upload dalam akun Facebook miliknya, tertanggal 14 Juni 2020.

Yang jelas kami tidak menyaksikan adanya tim Covid-19 Intan Jaya berpesta miras sebagaimana yang kami beritakan, namun ada berita dan foto yang viral di facebook dan whatshap Group jadi kami beritakan info itu dari hasil Secrenshot yang dibagikan ke WhastApp Group dan facebook tersebut.
Awalnya Kami juga berusaha mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kesehatan namun mereka sampaikan untuk langsung menghubungi kepada dr, Jiki.
Konon tidak ada nomor kontak person yang bisa dihubungi, lagi pula tidak mengetahui pasti alamat tinggal dr.Jiki padahal saat itu informasi tersebut viral dan ramai-ramai dibahas dalam WhastApp Group Intan Jaya, sehingga kami publis tanpa konfirmasi kepada yang bersangkutan.

Maka itu, dirinya dan kedua rekan awak media bersama keluarga Dr.Jiki yakobus saling bermaaf-maafan karena memang di publis tanpa konfirmasi kepada yang bersangkutan dan yang bersangkutan juga baru konfrimasi sekarang.

Dr Jiki dan sang suami Tony Mayor mengatakan, pihaknya berkeberatan karena dalam foto dan pemberitaan tersebut menyebutkan dirinya. Karena itu, Tony mengaku aduhkan kepada institusi terkait untuk meminta mediasi dan klarifikasi. “Saya sebagai suami, tentunya saya berkeberatan karena Istri saya disebut Namanya dan dipajang fotonya dalam pemberitaan itu sehingga saya aduhkan untuk diklarifikasi,” tutur Tony.

Pada kesempatan yang sama, dr Jiki mengatakan, dirinya berkeberatan karena sebelum publik terlebih dahulu konfirmasi kepada dirinya. “Saya keberatan karena sebelum publis, para wartawan tidak mengkonfirmasi sebelumnya ke pada saya dan jujur saya merasa diri saya dikorbankan dan dicemarkan nama baik saya atas pemberitaan tersebut,” tutur dr. Jiki mata agak berkaca.

Akhir dari mediasi dan klarifikasi yang dilakukan oleh Perwarna dan Reskrim Polres Nabire, dokter Jiki dan sang suami menerima dengan baik perkara diselesaika secara kekeluargaan dengan jalan saling memaafkan atas kekilafhan dalam pemberitaan maupun saat meng upload foto oleh Dokter Jiki Yakobus sendiri sehingga secara gentelmen ke tiga jurnalis dan keluarga Toni mayor saling memaafkan serta dilanjutkan dengan fose bersama.

Berikan Komentar Anda