Puluhan Kepala Suku Desak Pilkada Nabire Diulang

Komisioner Bawaslu Nabire, Yulianus Nokuwo  saat sedang menerima surat pernyataan sikap bersama yang diserahkan Ayub Wonda di kantor Bawaslu Nabire, Jumat (18/12/2020) siang.

NABIRE – Puluhan kepada suku di Kabupaten Nabire yang tergabung dalam Forum Masyarakat Adat dan Nusantara siang tadi melakukan pertemuan sekaligus bersama-sama mengeluarkan 11 pernyataan sebagai bentuk desakan untuk melakukan pemilihan kembali di Pilkada Nabire. Hal itu dilakukan mengingat banyak kecurangan yang ditemukan. Mereka telah sepakat untuk melayangkan surat pernyataan  sikap Dinilai pesta demokrasi Pilkada Nabire tidak sesuai dengan PKPU , Nota Kesepakatan dan adanya kecurangan yang terstruktur dan masif. Surat pernyataan itu diberikan kepada Kapolres Nabire, Kejaksaan Nabire, Dandim Nabire, KPUD Nabire dan Bawaslu Nabire pada, Jumat (18/12/2020) siang kemarin.

Juru Bicara Forum Masyarakat Adat dan Nusantara  Ferry Youw dengan tegas menyampaikan proses pencoblosan dan pemungutan tidak sesuai mekanisme bahkan proses yang berjalan melenceng dari aturan adat dan pemerintah. ” Kami akan ke Jayapura juga ke Jakarta lagi untuk melakukan proses atas sejumlah pelanggaran yang sudah kami kantongi saat ini,” ungap Youw (18/12/2020) kepada awak media siang.

Pose bersama Forum Masyarakat Adat dan Nusantara ketika usai Jumpa pers dengan sejumlah awak media di Nabire.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Nabire, Yulianus Nokuwo ketika menerima surat Pernyataan Sikap tersebut siang tadi diruang Bawaslu Nabire. Pihaknya mengakui  tidak dapat membatalkan tahapan Pilkada. Terkait dengan Pilkada ulang itu merupakan kewenangan Pusat.

” Untuk Gugatan MK hanya tentang selisih suara. Kalau itu ranahnya Mahkama Agung ,KPU RI atau Bawaslu RI, kita daerah tidak punya kewenangan sampai disitu. ” jelasnya (18/12/2020) ketika ditemui media ini.

Berikan Komentar Anda