Lokasi “Utiuwoo” di Jayapura , Diresmikan dengan bakar batu

Ketika bakar batu bersama di lokasi baru Dok V Jayapura (Foto: Redaksi/PapuaLives)

Jayapura,Sebagian mahasiswa dan tokoh adat suku Mee di Jayapura bersama Anggota DPR Papua Nason Utii mengadakan bakar batu bersama dalam rangka pengucapan syukur atas pengambilan kembali lokasi yang diambil kembali masyarakat Mee di Jayapura, tanah ini merupakan tanah garapan orang tua suku Mee sejak duku pernah berburu, bertani dan berkebun, lokasi tersebut rencananya akan dibangun asrama,berkebun dan perumahan bagi masyarakat Mee.

Anggota DPR Papua, Nason Uti dalam kesempatan itu mengatakan beberapa hari kedepan kami akan bangun asrama putra dan putri Paniai barat dan bangun perumahan masyarakat.

” Lokasi yang kami sendiri tarik, bukan hanya kami langsung saja berkebun bangun rumah tidak tetapi, kami hargai tanah adat sehingga kami pun sudah lakukan pelepasan tanah adat dari Ondoafi dan tanah yang kami miliki sudah urus sertifikat.”kata Utii.

Ia menjelaskan, beberapa hektar adalah milik orang Mee,dipercayakan tanah kepada masyarakat dan mahasiswa harus jaga baik, tempat ini kami akan siapkan sumber daya manusia orang Mee lebih ditingkatkan dan di kembangkan sehingga masa depan di Papua miliki mereka yang akan tekuni dan belajar tempat yang kami sediakan.”katanya.

Ia menambahkan, sudah mendapat dukungan dari tokoh adat dan dan masyarakat bahwa tanah garapandi Dok V Jayapura, masih ada tanaman-tanaman peninggalan orang tua kami di tahun (tujuh puluhan) 70-an untuk bersihkan dan bakar-bakar tempat yang kami akan bangun asrama dan perumahan masyarakat.

” Adat itu yang di butuhkan supaya anak-anak mahasiswa ini, mereka belajar bersama bersama masyarakat sehingga, mereka tidak menjadi bapak dalam Ilmu saja tetapi mereka juga bapak dalam adat dan masyarakat. Jadi tanggung jawab dalam masyarakat dan pemerintah supaya semua tumbuh nilainya fundamental dan itu prinsipil serta menjadi dewasa dalam beradaptasi dalam kehidupan lingkungan menjadi dewasa.”tuturnya.

Sementara itu, Kepala suku Mee rayon Jayapura Vicky Tekege mengatakan turut mendukung karena dengan adanya lokasi telah ambil lalu bersihkan ini, kami sudah melakukan pelepasan tanah adat dan sudah urus sertifikat guna membangun asrama dan membangun rumah bersama masyarakat. Sehingga tanah garapan orang tua ini telah di kembalikan dan sekarang kami abadikan gunakan tanah ini kepentingan bersama.

“Bersyukur sekarang kami ambil tanah kembalikan dari pihak yang tak bertanggung jawab, dan saat ini kami bersyukur karena adanya kakak kami, bapak kami oleh Nason Uti bersama kami tanah sudah rebut dan sekarang milik kami orang Mee dan harapan ke-depan mari menjaga tanah garapan orang tua kami dan kedepankan kami akan terjalin bersama erat dalam kehidupan keluarga besar Mee di wilayah Mamta.”harapnya.

Terkait hal itu, mahasiswa diminta harus terlibat langsung di bawah komando kepala Suku Huber Mote sebagai kepala Suku umum suku Mee dan Viky Tekege kepala suku Mee rayon Jayapura.

Berikan Komentar Anda
Share Button